Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kontroversi Taylor Swift, Dianggap Lebih Penting dari Pangeran Harry
    Inspiring You

    Kontroversi Taylor Swift, Dianggap Lebih Penting dari Pangeran Harry

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Oktober 2024Updated:10 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Pengawalan polisi terhadap Taylor Swift selama konser musim panasnya di London pada Agustus lalu telah memicu skandal politik di Inggris.

    Pemerintah dituduh melakukan standar ganda sehubungan karena memberikan pengawalan ekstra untuk Taylor Swift, tapi tidak untuk Pangeran Harry. Pangeran Harry sendiri telah mengundurkan diri sebagai anggota kerajaan yang aktif. 

    Penyanyi Shake It Off terseret ke dalam badai politik besar yang melanda Partai Buruh setelah tuduhan bahwa menteri dalam negeri menekan polisi untuk menyediakan pengawalan bagi Swift dari hotelnya ke Stadion Wembley.

    Melansir News Week, Swift dikawal konvoi sepeda motor untuk melindunginya dalam perjalanan ke Stadion Wembley, meskipun awalnya ada keberatan dari polisi.

    Menteri Kebudayaan Pemerintah, Lisa Nandy membantah tuduhan tersebut di Sky News. Dia mengatakan bahwa ancaman teror di Wina, Austria, adalah dasar keputusan tersebut.

    Keputusan itu dibuat oleh perwira senior kepolisian, meskipun Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper dan Wali Kota London Sadiq Khan terlibat dalam pembicaraan tentang keamanan di sekitar konser Taylor Swift di London. 

    Pengawalan tersebut telah memicu perbandingan dengan keamanan untuk Pangeran Harry yang dicabut setelah ia berhenti dari tugas kerajaannya pada 2020. Harry pun memprotes bahwa ia, Meghan Markle dan anak-anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, berada dalam risiko keamanan yang besar. 

    The Sun melaporkan bahwa Swift mengancam akan membatalkan konsernya jika tidak ada tim polisi yang mengawal. Media Inggris tersebut juga menyebut bahwa Menteri Dalam Negeri dari Partai Buruh Yvette Cooper dan Wali Kota London dari Partai Buruh Sadiq Khan turun tangan untuk memberikan tekanan pada Kepolisian Metropolitan agar memenuhi permintaan Swift. 

    The Sun menulis bahwa awalnya polisi enggan karena tingginya biaya yang harus ditanggung pembayar pajak. Tuduhan tersebut sontak dibantah karena berisiko mendukung argumen Harry bahwa anggota keluarga kerajaan mungkin telah ikut campur untuk menghentikannya mendapatkan keamanan.

    Juru bicara Kepolisian Metropolitan London mengatakan pasukannya bertindak secara independen.

    “Pengambilan keputusan kami didasarkan pada penilaian menyeluruh terhadap ancaman, risiko dan kerugian serta keadaan dari setiap kasus,” kata juru bicara tersebut.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Parle Resto & Cafe, Level up Experience Kuliner Indonesia!





    Next Article



    Wow, Konser Taylor Swift Buat Gempa Bumi di Skotlandia



    Gaya Hidup Terkini Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.