Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kolesterol Bisa Bikin Memori Hilang, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Kolesterol Bisa Bikin Memori Hilang, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 Mei 2023Updated:21 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Terlalu banyak zat berlemak menimbulkan kolesterol tinggi di dalam tubuh. Namun, benarkah penderita kolesterol tinggi memiliki memori yang pendek?

    Kolesterol di dalam tubuh terdiri dari kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL).

    Faktanya, kolesterol adalah komponen penting dari otak manusia. Otak mengandung sekitar 25% dari seluruh pasokan kolesterol tubuh. Lemak ini sangat penting untuk perkembangan dan perlindungan sel saraf, yang memungkinkan otak berkomunikasi dengan seluruh tubuh.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Walaupun manusia membutuhkan kolesterol agar otak berfungsi optimal, tapi terlalu banyak zat tersebut akan berbahaya.

    Sebuah studi pada 2008 yang diterbitkan di Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology: Journal of the American Heart Association, menemukan bahwa pria dan wanita usia 60 tahun dengan tingkat HDL (kolesterol baik) yang rendah 53 persen lebih berisiko mengalami kehilangan memori dibandingkan dengan mereka dengan kadar HDL yang lebih tinggi.

    Dan ini bukan pertama kalinya para peneliti menemukan hubungan antara kolesterol dan masalah memori.

    Sebuah studi sebelumnya pada 2002, yang diterbitkan dalam Archives of Neurology, menemukan bahwa wanita dengan kadar LDL (kolesterol jahat) tinggi mengalami peningkatan gangguan kognitif, termasuk kehilangan memori. 

    Kolesterol juga berimplikasi langsung pada risiko demensia. Bahkan, kolesterol tinggi dapat mempercepat pembentukan plak beta-amyloid, endapan protein lengket yang merusak otak pada penderita penyakit Alzheimer.

    Melansir Alzheimer’s Society, dikutip Minggu (21/5/2021) penelitian menemukan bahwa ada hubungan antara kadar kolesterol tinggi dalam darah dengan kehilangan memori.

    Pada dasarnya, orang dengan kadar kolesterol tinggi memiliki risiko stroke yang dapat menyebabkan hilangnya memori, gerakan, kesulitan menelan, dan fungsi tubuh lainnya.

    Kolesterol juga berimplikasi langsung pada memiliki faktor lain yang terkait dengan risiko demensia, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes.

    Bahkan, kolesterol darah tinggi dapat mempercepat pembentukan plak beta-amyloid, endapan protein lengket yang merusak otak pada penderita penyakit Alzheimer.

    Untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah, ahli menganjurkan untuk berolahraga secara teratur dan menghindari asap tembakau. Selain itu, mengkonsumsi obat penurun kolesterol juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol di bawah batas normal.

    Kemudian, dianjurkan juga untuk makan makanan yang menyehatkan jantung. Selain menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi, disarankan untuk mengonsumsi banyak serat.

    Makan buah dan sayuran secara teratur, setidaknya lima sampai tujuh porsi sehari. Kemudian, makan satu atau dua porsi ikan per minggu.



    Artikel Selanjutnya


    Kolesterol Naik Gila-gilaan! Segera Rebus 6 Daun Ini

    (cap/cap)


    Inspirasi Kamu Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.