Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kisah Tragis Dokter Jantung yang Muncul di Google Doodle
    Inspiring You

    Kisah Tragis Dokter Jantung yang Muncul di Google Doodle

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 November 2023Updated:23 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Dr. Victor Chang terpilih menjadi tokoh yang ditampilkan oleh Google Doodle pada Selasa (21/11/2023) lalu. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang tanggal kelahirannya, yakni pada 21 November.

    Melansir dari Euro News, Dr. Victor Chang, yang lahir di China, 21 November 1936, adalah ahli bedah jantung ternama di Australia. Namanya terkenal karena melakukan transplantasi jantung pada anak berusia 14 tahun dan menyelamatkan ratusan nyawa.

    Pada awal 1950-an, Dr. Chang dan keluarga besar pindah ke Australia. Sebelum kembali ke Rumah Sakit St. Vincent di Sydney, Australia, Dr. Chang sempat melanjutkan studi di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di Sydney, Dr. Chang bertugas bersama para dokter yang melakukan transplantasi jantung pertama di Australia pada 1968. Pada 1984, ia melakukan transplantasi jantung pertama yang berhasil di Australia.

    Masih pada tahun yang sama, Dr. Chang kembali melakukan transplantasi jantung kepada pasien berusia 14 tahun, Fiona Coote. Berkat Dr. Chang, Coote berhasil menjadi penerima transplantasi jantung yang bertahan hidup paling lama di Australia.

    Selain ahli dalam transplantasi, Dr. Chang juga terkenal karena berhasil mengembangkan katup jantung buatan yang dapat digunakan dalam pembedahan.

    Pada 1986, Dr. Chang dianugerahi penghargaan tertinggi Australia. Penghargaan tersebut diberikan “sebagai pengakuan atas pengabdiannya terhadap hubungan internasional antara Australia dan Tiongkok dan terhadap ilmu kedokteran.”

    Namun, Chang terbunuh pada usia 55 tahun atau pada 1991 akibat tembakan di kepala dalam insiden pemerasan di Sydney. Tiga tahun kemudian alias pada 1994, Victor Chang Cardiac Research Institute yang terinspirasi dari nama Dr. Chang didirikan di New South Wales, Australia.

    Victor Chang Cardiac Research Institute mengungkapkan bahwa salah satu alasan Dr. Chang memutuskan untuk terjun ke dunia kedokteran adalah kematian ibu kandungnya pada 1948 akibat kanker payudara.

    Melansir dari laman resmi Victor Chang Cardiac Research Institute, salah satu kontribusi terbesar Dr. Chang adalah mengembangkan katup jantung buatan untuk Rumah Sakit St Vincent dengan harga yang terjangkau sehingga dapat diakses dan digunakan dalam prosedur penyelamatan nyawa di seluruh dunia.


    Artikel Selanjutnya


    RUU Kesehatan Bikin ‘Banjir’ Dokter Asing? Ini Jawaban Menkes

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.