Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kisah Pak Sabar, Jalani Hidup Tanpa 2 Tangan yang Sempurna
    Inspiring You

    Kisah Pak Sabar, Jalani Hidup Tanpa 2 Tangan yang Sempurna

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 Juli 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Saat kedua tangan tak sempurna beberapa orang memilih menyerah tetapi banyak juga yang terbentuk menjadi mandiri dan tegar berdiri. Pilihan kedua ini yang dijalani Sabar (64), lelaki asal Pulung, Ponorogo, Jawa Timur.

    Dia terlahir tidak memiliki tangan. Tangan kanan dan kirinya sebatas tulang lengan yang tumbuh sempurna. Meski mengalami kelainan kongenital, Sabar urung melakukan operasi penyambungan tangan. Dia khawatir tangan baru itu akan menyulitkan diri.

    “Itu kan yang punya rencana itu kan di Solo, itu kan di sana banyak orang mencari sambungan terus saya menyelidiki yang sudah disambung dan saya tanya itu kekuatannya, kan dari saya kan nggak imbang, saya nggak mau,” jelas Sabar kepada tim berbuatbaik.id


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Walaupun memiliki tangan tak sempurna, Sabar pantang berputus asa. Dia mandiri meski tak punya anak istri.

    “Perasaan saya itu di dunia ini saya merasa sendiri cacat sendiri nggak ada orang yang cacat seperti saya. Terus saya lama-kelamaan kan terus ikut kesenian terus ikut apapun perkumpulan Kalau kesenian itu kan akan ditonton oleh orang banyak, jadi malu saya hilang. Kan saya ini sedikit demi sedikit saya ini kan punya keterampilan. Tujuan saya kalau saya masih bisa bekerja, itu sudah, saya tidak perlu bergantung kepada saudara ingin mandiri. Itu kan takdir jadi saya terima apa adanya itu saya syukuri yang penting saya makan bisa sendiri, nggak disuapin oleh orang lain, itu saja sudah terima kasih,” sambung Sabar panjang lebar.

    Sehari-hari Sabar beraktivitas di kebun dengan membawa cangkul dan arit. Dia bertugas membuat bedengan lahan yang akan ditanami bibit jagung. Dari sini Sabar menikmati bagi hasil panen.

    Pekerjaan Sabar yang lain masih ada. Dia juga sering mengambil bambu yang dia tebang sendirian dengan gergaji untuk membuat alat musik bonang. Dengan memanfaatkan jari-jari kaki untuk mencengkram gergaji, Sabar mampu memotong bambu sesuai keinginannya.

    Sabar memang memiliki talenta seni tradisional karena bisa memainkan bonang dalam kesenian gamelan. Sabar juga memiliki bakat di bidang seni rupa karena lihai melukis dengan cat melalui jemari kakinya. Berbeda dari kebanyakan seniman, dia memilih triplek sebagai media lukisnya dengan alasan lebih ekonomis.

    Dari bakat seni ini dia juga mendulang rupiah walaupun itu semua bergantung dari keberuntungan menemukan pembeli. Sabar mematok harga lukisannya sebesar Rp 100 ribu, jumlah yang tak seberapa untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Nggak ada kesulitan. Lebih hati-hati ya pas ukuran kecil, kalau lainnya nggak ada. Kalau saya pas bikin ini tuh memang lagi nyantai nggak ada yang sulit. Kalau merasa kesel atau lelah berhenti biar tidak acak-acakan,” ungkapnya.

    Sahabat baik, ketegaran Sabar tentu menjadi contoh bagi kita semua. Dia memilih berdiri di kaki sendiri dan tidak bergantung dari orang lain. Kendati demikian, alangkah baiknya jika kita bersama ikut membantu memberikan dia secercah harapan untuk terus maju.

    Mari membantu Sabar dengan mulai Donasi sekarang juga. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

    Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

    Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

    Yuk jadi #sahabatbaik denganĀ #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!



    Artikel Selanjutnya


    Nasib Pilu Ariqah, Bocah 4 Tahun yang Alami Kelumpuhan Otak

    (Sumber: CNBC.com )


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.