Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kisah Nenek Maarten Paes di RI: Hidup Sengsara Ditahan Jepang
    Inspiring You

    Kisah Nenek Maarten Paes di RI: Hidup Sengsara Ditahan Jepang

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Maarten Paes menjadi perbicangan usai tampil apik di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dia berhasil menghalau serangan Timnas Arab Saudi dan Australia hingga membuat pertandingan bersama Timnas Indonesia mendapat hasil imbang.

    Keberadaan Maarteen Paes dalam kesebelasan merupakan hasil naturalisasi pemerintah Indonesia. Sebelumnya, dia merupakan warga negara Belanda yang lahir dan tumbuh besar di Nijmegen, Belanda. Dia pun punya kesempatan besar membela Timnas Negeri Kincir Angin.

    Tak seperti pemain naturalisasi lain, Paes sebenarnya tak punya darah Indonesia sedikit pun. Dia juga tak pernah menetap lama di Indonesia. Hanya saja, kunci penting dalam naturalisasi Maarten Paes berada di neneknya, Nel Appels-van Heyst.

    Sang nenek merupakan wanita Belanda kelahiran Kediri dan sempat tinggal lama di Indonesia. Dia dikategorikan sebagai kelompok Blijvers atau orang asli Eropa yang lahir di Hindia Belanda sebelum Indonesia merdeka. Dari sini, dia bisa lolos persyaratan naturalisasi yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

    Dalam akun Youtube FC Dallas, Paes bercerita neneknya berasal dari Kediri. Setelah lahir, van Heyst berada 5-6 tahun di Indonesia sebelum Perang Dunia II terjadi tahun 1942. Artinya, nenek Paes tinggal di Indonesia sejak kelahirannya sekitar tahun 1937.

    Saat perang meletus, van Heyst jadi salah satu orang Belanda yang menderita. Sebagai orang Belanda asli, dia terciduk Jepang dan sempat berada di kamp-kamp konsentrasi bentukan Spanyol dan Jepang. Dia pun harus berpisah dengan ibunya.

    “Saat Perang Dunia II pecah, dia (nenek) tinggal dalam kamp-kamp Spanyol dan Jepang,” kata Paes.

    Sejarah mencatat, setiap orang yang hidup di kamp konsentrasi berada dalam kondisi mengenaskan. Pasalnya, pihak musuh pasti akan bertindak kejam hingga membuat tahanan kelelahan fisik dan mental. Beruntung, nenek Paes masih bisa bertahan hingga pertempuran usai.

    Barulah saat perang selesai, dia pulang kampung ke Belanda menggunakan kapal. Di sana, van Heyst memulai hidup baru hingga lahir generasi keluarga baru. Termasuk, Maarten Paes pada 14 Mei 1998.

    Semasa hidup bersama, Paes bercerita neneknya kerap mengasuhnya dengan penuh kasih sayang. Kiper FC Dallas ini juga mengungkap sang nenek sering menceritakan kehidupan masa muda di Indonesia. Selain itu, dia juga diajarkan keterampilan di luar olahraga, seperti memasak. 

    Dari sini, Paes tahu betapa bangga dan bersyukurnya nenek terhadap tanah kelahirannya, Indonesia.  Dari penceritaan itu, Paes kemudian mantap menerima tawaran naturalisasi. 

    “Saya mau bermain untuk Indonesia karena pertama-tama adalah sebuah penghormatan kepada nenek saya yang telah meninggal sekitar satu bulan yang lalu,” ucap Paes,

    (mfa/mfa)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Banjir Kosmetik Impor di Indonesia, Gara-Gara Regulasi?





    Next Article



    Gimana Respons Orang Belanda Saat Ketemu Kuntilanak? Ini Penjelasannya



    Ide Sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.