Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kenali 6 Ciri Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki dan Kulit
    Inspiring You

    Kenali 6 Ciri Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki dan Kulit

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 September 2024Updated:30 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    JakartaDexpert.co.id – Kolesterol tinggi merupakan suatu kondisi saat tingkat kolesterol dalam darah melampaui kadar normal. Jika hal ini didiamkan terus-menerus, maka risiko penyakit stroke dan serangan jantung pun akan meningkat.

    Tanda kolesterol yang tinggi dapat dilihat pada beberapa bagian tubuh seperti kaki dan kulit. Jika kadar kolesterol ini terlalu tinggi, maka dapat memicu penyakit arteri perifer atau Peripheral Artery Disease (PAD) yang menimbul rasa nyeri.

    Berikut adalah beberapa tanda kolesterol pada kaki dan kulit yang harus diwaspadai:

    1. Kaki dan tungkai dingin

    Kadar kolesterol yang tinggi dapat membuat kaki Anda selalu terasa dingin, bahkan saat cuaca panas. Kondisi ini mungkin menjadi indikator bahwa Anda memiliki penyakit arteri perifer (PAD). Jadi, jika Anda merasa satu kaki dingin, tetapi tidak di kaki lainnya, mungkin sudah waktunya untuk berkonsultasi dengan dokter.

    2. Perubahan warna kulit

    Penurunan aliran darah akibat kolesterol tinggi juga bisa mengubah warna kulit Anda. Hal itu karena sel-sel tidak mendapatkan nutrisi yang tepat akibat berkurangnya aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen.

    3. Nyeri kaki

    Nyeri kaki adalah salah satu gejala PAD yang paling umum. Ketika arteri kaki Anda tersumbat, darah yang membawa oksigen tidak mencapai bagian bawah tubuh Anda.

    Kondisi ini bisa membuat kaki Anda terasa berat dan lelah. Kebanyakan orang dengan kadar kolesterol tinggi mengeluhkan rasa sakit yang membakar di tungkai bawah.

    Seseorang mungkin merasakan sakit di bagian kaki mana pun, dari betis hingga paha atau bokong, dan mungkin di salah satu atau kedua kaki. Hal ini paling sering terjadi setelah melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki, joging, dan menaiki tangga. Ketidaknyamanan ini biasanya hilang saat Anda beristirahat dan dapat dirasakan lagi saat Anda mulai menggerakkan kaki kembali.

    4. Kram pada malam hari

    Kram kaki yang intens saat tidur adalah gejala umum lain dari kadar kolesterol tinggi yang merusak arteri tungkai bawah. Kondisi tersebut semakin parah pada malam hari saat tidur.

    Orang dengan PAD mungkin mengalami kram atau kejang saat tidur, paling sering di tumit, kaki depan, atau jari kaki. Posisi duduk bisa menjadi pilihan untuk meredakannya, yang memungkinkan gravitasi membantu aliran darah ke kaki.

    5. Luka yang tidak kunjung sembuh

    Luka yang tidak sembuh atau luka terbuka bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Tanpa pengobatan, kondisi ini dapat terus berulang dan menyebabkan infeksi. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk.

    Luka yang tidak kunjung sembuh atau sembuh dengan sangat lambat dapat menandakan bahwa kolesterol tinggi menghentikan aliran darah ke kaki Anda.

    Orang dengan PDA biasanya tidak dapat berjalan jauh karena kaki mereka yang cepat terasa lelah dan pegal. Jika ditangani lebih awal, ulkus kaki dapat membaik tanpa menimbulkan komplikasi lebih lanjut.

    6. Penyusutan otot betis

    Orang dengan PAD lanjut mungkin mengalami atrofi, atau pengurangan ukuran otot betis mereka. Kurangnya aliran darah yang memadai karena kolesterol tinggi dapat menyebabkan penurunan jumlah dan ukuran serat otot. Saat anggota tubuh kekurangan darah dan oksigen yang kaya nutrisi, otot mulai melemah.

    Menurut para ahli, mereka yang menderita PAD parah dapat kehilangan lebih dari setengah serat ototnya di area yang terkena, dan serat otot yang tersisa cenderung mengalami atrofi atau menyusut ukurannya.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Daya Beli Ambruk, Bisnis Klinik Kecantikan Laju Terus





    Next Article



    6 Cara Mudah Turunkan Kolesterol Tinggi tanpa Obat, Simak!



    Ide Sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.