Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kasus Covid RI Naik, Cek Aturan Kemenkes Soal Isolasi Mandiri
    Inspiring You

    Kasus Covid RI Naik, Cek Aturan Kemenkes Soal Isolasi Mandiri

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman19 Desember 2023Updated:19 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Covid-19 kembali melanda beberapa negara, termasuk Indonesia. Pantauan CNBC Indonesia, Selasa (19/12/2023), kasus aktif saat ini tembus 2.204, berdasarkan laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

    Hingga Senin (18/12) kemarin, ada 243 kasus aktif yang terdeteksi di Indonesia. Menurut Kemenkes, peningkatan kasus ini sebenarnya masih terkendali dan jauh lebih rendah ketimbang masa pandemi.

    Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan kesehatan. Peningkatan kasus diramal akan terus terjadi hingga selesai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lalu, bagaimana kebijakan pemerintah soal isolasi mandiri bagi masyarakat yang positif Covid-19?

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI dr Imran Pambudi mengatakan isolasi mandiri sudah tidak menjadi kewajiban lagi seperti masa pandemi.

    Namun, ia sangat menyarankan isolasi mandiri tetap dilakukan walaupun gejala yang dirasakan termasuk ringan. Sebab, ada kelompok-kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan orang dengan komorbid yang perlu dilindungi.

    “Soal isolasi mandiri, dari Permenkes tidak harus isolasi mandiri tapi kami sangat menyarankan tidak melakukan banyak aktivitas di luar rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan juga,” kata dr Imran, dikutip dari detikcom.

    Menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, dr Imran mengimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan yang sudah ada. Kalau sakit, ia meminta masyarakat menjaga diri dan orang lain dengan menggunakan masker.

    “Kita sampaikan terutama mau liburan ya kalau yang sakit ya kita perlu pakai masker. Sebisa mungkin jangan menyebarkan ke orang lain. Masalah saluran pernapasan tidak hanya COVID-19 dan bisa macam-macam,” kata dia.

    (fab/fab)


    Berani sukses Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.