Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kasus Covid-19 di RI Naik Lagi, Ini Penjelasan Kemenkes & IDI
    Inspiring You

    Kasus Covid-19 di RI Naik Lagi, Ini Penjelasan Kemenkes & IDI

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Desember 2023Updated:7 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menjelang libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, total kasus Covid-19 di sejumlah negara, termasuk Indonesia, kembali mengalami peningkatan.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan bahwa setiap minggunya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia cenderung mengalami peningkatan.

    “Di negara kita terpantau bulan ini kecenderungan naik ada, dari minggu ke minggu,” ungkap dr. Maxi dalam konferensi pers daring, Rabu (6/12/2023). “Kasus konfirmasi rata-rata per hari itu di 40, barangkali 35 sampai 40 per hari,” lanjutnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut dr. Maxi, data tersebut diperoleh dari pemeriksaan infeksi virus SARS-CoV-2 sekitar 1.000 hingga 1.100 orang per hari. Varian yang masih mendominasi adalah Omicron subvarian XBB 1.5.

    Saat ini, sekitar 131 orang yang dirawat di rumah sakit akibat infeksi Covid-19. Meskipun demikian, Kemenkes RI mengatakan bahwa rata-rata kasus masih tergolong rendah dan masih di bawah level satu.

    Sementara itu, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan bahwa tidak hanya Singapura dan Malaysia, kasus Covid-19 di Indonesia juga mengalami kenaikan kasus hingga tiga kali lipat sepanjang periode Oktober hingga November lalu.

    “Apakah juga terjadi peningkatan kasus di Indonesia? Jawabannya iya. Kalau kita lihat bulan-bulannya ini, sampai November 2023 datanya menunjukkan memang terjadi peningkatan [kasus],” tegas Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, dr. Erlina Burhan, dalam konferensi pers daring, Rabu (6/12/2023).

    Berdasarkan hasil temuan IDI, berikut perincian kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia sepanjang Oktober dan November 2023.

    1. 2-8 Oktober 2023: 65 kasus terkonfirmasi
    2. 9-15 Oktober 2023: 51 kasus
    3. 16-22 Oktober 2023: 67 kasus
    4. 23-29 Oktober 2023: 64 kasus
    5. 30 Oktober-5 November 2023: 90 kasus
    6. 6-12 November 2023: 96 kasus
    7. 13-19 November 2023: 141 kasus
    8. 20-26 November 2023: 151 kasus terkonfirmasi serta 1 kasus kematian

    “Jadi tiga kali ini peningkatannya kalau kita lihat dari Oktober ke November,” ujar dr. Erlina.

    Serupa dengan Kemenkes RI, dr. Erlina mengatakan bahwa meskipun terjadi lonjakan, kasus Covid-19 di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu alasannya adalah tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) di Jawa Barat yang masih kurang dari tiga persen pada periode September hingga November 2023.

    “Jadi, kita lihat di sini memang tidak tinggi, rendah-rendah saja. Namun, memang terjadi lonjakan kasus juga kalau kita bandingkan Oktober-November, ini yang terjadi kenaikan,” ujar Erlina.



    Artikel Selanjutnya


    Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026, RI vs Brunei

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.