Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kapan Lebaran Idul Fitri 2024 di Arab Saudi? Ini Jadwalnya
    Inspiring You

    Kapan Lebaran Idul Fitri 2024 di Arab Saudi? Ini Jadwalnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 April 2024Updated:4 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan Suci Ramadan sudah memasuki hari ke-24. Masa 10 hari terakhir Ramadan ini menandakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 tinggal menghitung hari.

    Jika di Indonesia Hari Raya Idul Fitri 2024 versi Muhammadiyah dipastikan jatuh pada Rabu, 10 April 2024 dan pemerintah serta Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil pantauan hilal dai sidang isbat, kapankah Lebaran 2024 di Arab Saudi?

    Melansir dari Gulf Business, pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial telah mengumumkan jadwal hari libur Lebaran 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hari libur Idul Fitri di Arab Saudi dimulai pada Minggu, 7 April 2024 hingga Kamis, 11 April 2024 mendatang. Dengan demikian, perusahaan sektor publik dan swasta di Kerajaan Arab Saudi akan libur merayakan Idul Fitri selama empat hari.

    “Hari libur ini bertepatan dengan 29 Ramadan dan berakhir pada 3 Syawal menurut Kalender Hijriah Islam,” lapor Gulf Business.

    Sebagai informasi, Jumat dan Sabtu adalah hari akhir pekan resmi di Kerajaan Saudi. Dengan demikian, seluruh masyarakat setempat akan menikmati libur selama enam hari berturut-turut, yakni dari 8-13 April 2024.

    Sementara itu, perayaan Idul Fitri masih belum dipastikan karena Arab Saudi akan melakukan pemantauan hilal pada akhir Ramadan.

    Sebagai informasi, menurut laman resmi Kementerian Agama (Kemenag RI), aktivitas pemantauan, penglihatan, atau pengamatan hilal disebut sebagai rukyat hilal. Hal ini dilakukan pada hari ke-29 dari bulan Islam untuk menentukan kapan terjadinya pergantian bulan.

    “Bulan tersebut (Ramadan) bisa terdiri dari 29 atau 30 hari tergantung pada penampakan bulan,” jelas Gulf Business, dikutip Kamis (4/4/2024).

    “Tanggal resmi perayaan Idul Fitri baru bisa dipastikan setelah terlihatnya hilal di akhir Ramadan,” lanjut laporan tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Asik! Turis Bisa Naik ke Candi Borobudur, Tapi Ada Syaratnya

    (rns/rns)


    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.