Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jane Birkin Meninggal karena Leukimia, Kenali 11 Gejalanya
    Inspiring You

    Jane Birkin Meninggal karena Leukimia, Kenali 11 Gejalanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman17 Juli 2023Updated:18 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penyanyi yang menjadi inspirasi tas Birkin Hermes, Jane Birkin, meninggal dunia setelah berjuang melawan leukemia, Minggu (16/7/2023).

    Melansir dari Daily Mail, penyanyi yang meninggal di usia 76 tahun tersebut sempat menjadi perbincangan pada 2022 silam karena kondisi kesehatannya. Jane Birkin didiagnosis menderita leukemia.

    Lantas, apa itu leukemia yang dialami Birkin?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Melansir dari Mayo Clinic, leukemia adalah jenis kanker yang ditemukan di jaringan pembentuk darah tubuh, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik.

    Dalam kasus leukemia, sumsum tulang akan memproduksi jumlah sel darah putih secara abnormal dan berlebihan sehingga kemampuan melawan infeksi menurun. Selain itu, kemampuan sumsum tulang juga menurun dalam menghasilkan sel darah merah.

    Ada dua jenis klasifikasi leukemia, yakni berdasarkan kecepatan perkembangan dan jenis sel yang terlibat.

    Berdasarkan kecepatan perkembangan, ada dua jenis leukemia, yaitu leukemia akut dan kronis. Pada leukemia akut, sel darah abnormal tidak dapat berfungsi normal sehingga penyakit memburuk dengan cepat.

    Sementara itu, leukemia kronis terjadi saat sel tidak matang hanya ada beberapa dan lainnya masih normal dan berfungsi baik. Pada kondisi ini, kondisi menurun secara perlahan alias tidak drastis, seperti leukemia akut.

    Mengutip Medical News Today, leukemia lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 55 tahun. Namun, jenis kanker leukemia paling umum terjadi pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun.

    Ada sejumlah faktor yang memengaruhi risiko terjadinya leukemia, yakni.

    1. Anggota keluarga memiliki riwayat leukemia

    2. Paparan pestisida dan polusi udara

    3. Memiliki orang tua yang merokok atau memiliki kebiasaan merokok

    4. Memiliki kondisi genetik tertentu, seperti sindrom Down atau sindrom Klinefelter

    5. Terkena paparan benzena akibat bekerja di lingkungan terpapar bahan kimia

    6. Riwayat kemoterapi

    7. Telah mengalami jenis kanker darah sebelumnya

    Berikut gejala leukemia, dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dan Medical News Today.

    – Demam tanpa sebab yang jelas

    – Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening

    – Perdarahan kulit (petekie, hematom) dan/atau perdarahan spontan

    – Nyeri tulang pada anak

    – Pembesaran testis dengan konsistensi keras

    – Kejang sampai penurunan kesadaran

    – Pucat, lemah, nafsu makan menurun

    – Penurunan berat badan

    – Mudah memar atau berdarah

    – Sering mengalami infeksi

    – Anemia



    Artikel Selanjutnya


    Profil Jung Chae Yul, Artis Korea yang Meninggal Mendadak

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.