Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jadwal BAB Bisa Jadi Sinyal Kondisi Kesehatan, Cek Tanda Ini
    Inspiring You

    Jadwal BAB Bisa Jadi Sinyal Kondisi Kesehatan, Cek Tanda Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Juli 2024Updated:24 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Frekuensi buang air besar (BAB) bisa menjadi penanda kondisi kesehatan, khususnya yang terkait sistem pencernaan. Menurut temuan studi baru, frekuensi BAB dapat memengaruhi mikrobioma usus dan risiko penyakit kronis.

    Bakteri usus yang mencerna serat, misalnya, tampak berkembang pada orang yang buang air besar sekali atau dua kali sehari, menurut penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Cell Reports Medicine. Tapi bakteri yang terkait dengan saluran pencernaan bagian atas atau fermentasi protein lebih banyak ditemukan pada mereka yang menderita diare atau sembelit.

    Para penulis juga menemukan orang yang lebih muda, wanita dan peserta dengan indeks massa tubuh lebih rendah memiliki frekuensi buang air besar yang lebih jarang.

    “Banyak orang dengan penyakit kronis, termasuk Parkinson dan penyakit ginjal kronis, melaporkan mengalami sembelit selama bertahun-tahun sebelum diagnosisnya,” kata Dr. Sean Gibbons, penulis senior studi ini sekaligus profesor Institute for Systems Biology di Seattle, seperti dikutip dari CNN International.

    Tak cuma soal frekuensi BAB, bentuk tinja juga bisa menjadi indikasi penyakit tertentu. 

    Kotoran yang keras dan berbentuk seperti batu atau kerikil kecil kemungkinan besar pertanda kurangnya mengonsumsi serat. Anda bisa dianggap mengalami sembelit.

    Jika kotoran Anda tampak berminyak konsistensinya dan sulit dikeluarkan, itu bisa menjadi sinyal bahwa tubuh Anda tidak mampu mencerna lemak dengan baik. Perubahan konsistensi dapat disebabkan oleh infeksi, nutrisi tidak tercerna karena penyakit celiac, atau masalah pada pankreas, seperti kanker pankreas atau pankreatitis.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Meski Menjanjikan, Ini Tantangan Bisnis Skincare Anak di Indonesia





    Next Article



    5 Tanda Penyakit yang Terlihat Saat BAB, Sudah Pernah Cek?



    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.