Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»J.Co Donuts Disebut Produk Israel, Ini Faktanya
    Inspiring You

    J.Co Donuts Disebut Produk Israel, Ini Faktanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman28 November 2023Updated:28 November 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Gerakan boikot produk yang memiliki afiliasi dengan Israel terus meluas. Sebagian masyarakat pun mulai mencari alternatif produk untuk menggantikan barang yang mereka boikot. 

    Salah satu merek yang tengah banyak dicari asal usulnya oleh masyarakat adalah J.Co Donuts. Sebab, merek ini seringkali dianggap berasal dari Amerika. Seperti apa faktanya?

    J.Co Donuts and Coffee diperkenalkan oleh tukang cukur kenamaan Indonesia sekaligus pemilik gerai salon ternama, Johny Andrean.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    J.Co bukanlah eksperimen pertama Johny di dunia makanan. Meski fokus utamanya bermain di industri salon dan kecantikan sejak tahun 1980-an, dia sebenarnya sudah bermain di sektor makanan lewat toko roti, BreadTalk.

    Menurut buku Asia’s Star Brands (2006), toko roti ini buatan Singapura. Tetapi di Tanah Air lisesinya dipegang Johny.

    Setelah mendulang kesuksesan di BreadTalks dia kemudian ingin mencoba bisnis serupa. Dan, lahirlah toko donat J.Co di Supermall Karawaci Tangerang pada 26 Juli 2005 (sumber lain menyebut 26 Juni 2005).

    Keberadaan J.Co tidak terlepas dari perjalanan Johny di luar negeri. Menurut Muhammad Maruf dalam 50 Great Bussines Ideas form Indonesia (2010), selama di negeri orang pria kelahiran Singkawang itu kerap belajar cara membuat donat, dari mulai pembuatan hingga proses penjualannya.

    Dan, ketika sampai di Indonesia, Johny menerapkan itu semua di J.Co. Maka, tak heran kalau J.Co sangat kental dengan nuansa Barat, khususnya Amerika Serikat.

    Dia mengikuti jenis donat AS yang lembut, tetapi tidak terlalu padat. Begitu pula dalam membuat berbagai jenis donat dengan beragam isi di dalam atau permukaannya, sehingga menjadi ciri khas.

    Tak hanya itu, Johny juga membuat terobosan baru yang tidak diikuti kompetitor di sektor makanan, yakni konsep ala Jepang bernama open kitchen. Lewat open kitchen, pengunjung bisa mengetahui isi dapur J.Co.

    Pengunjung jadi mengetahui tingkat kebersihan dapurnya, proses pemanggangan donat, termasuk pemberian rasa di tahap akhir. Semua itu memberikan memberikan kesan dan pengalaman tersendiri bagi pengunjung.

    Sedangkan, untuk pemasaran, Johny menargetkan kelas menengah atas yang berdompet tebal. Atas dasar inilah, dia menjadikan Supermall Karawaci yang berada di tengah-tengah perkantoran Lippo Group dan kawasan pendidikan Universitas Pelita Harapan sebagai gerai pertama J.Co.

    “Wajar banyak orang yang kesini saat Johny Andrean membuka gerai donat dan kopi yang pertama di Supermall Karawaci,” kata Maruf.

    Pada akhirnya, strategi yang dimainkan Johny Andrean sebagai pendatang cukup berhasil. Tak sampai berbulan-bulan atau masih di tahun yang sama, J.Co sudah berekspansi di beberapa kota besar di Indonesia, bahkan di Kuala Lumpur dengan 2 gerai dan 1 gerai di Singapura.

    Berkat buah keringat Johny Andrean, J.Co kini sukses menduduki posisi puncak di pasar donat Indonesia. Tercatat, di laman resminya, J.Co kini memiliki ratusan gerai di beberapa negara.

    Sebanyak 275 gerai di Indonesia, lalu 44 gerai di Filipina, 17 gerai di Malaysia, lima gerai di Arab Saudi, serta tiga gerai di Singapura dan Hongkong. Sedangkan pesaingnya yang lebih dulu eksis, yakni Dunkin’ Donuts per 2022 lalu diketahui hanya memiliki 100-an toko.



    Artikel Selanjutnya


    Ini Nilai Kerugian yang Dialami Israel karena Gerakan Boikot

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.