Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Israel Pecahkan Misteri Kerajaan Nabi Sulaiman, Ini Buktinya
    Inspiring You

    Israel Pecahkan Misteri Kerajaan Nabi Sulaiman, Ini Buktinya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Desember 2023Updated:27 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Umat Islam mengakui Sulaiman sebagai nabi. Banyak catatan sejarah menyebut bahwa Nabi Sulaiman juga seorang raja yang kaya raya. Sementara itu, dalam ajaran Yahudi, Nabi Sulaiman dikenal dengan nama Raja Solomon, yakni anak dari Raja Daud.

    Kerajaan Nabi Sulaiman diyakini berada di lokasi yang saat ini menjadi wilayah Israel. Proyek penggalian tim arkeolog Israel di kawasan Ophel, Jerusalem pada 2012 lalu berhasil menemukan ‘harta karun’ dari peninggalan kerajaan Nabi Sulaiman. 

    Walaupun ditemukan pada 11 tahun yang lalu, para arkeolog baru dapat memecahkan teka-teki makna harta karun tersebut pada 2023. Arkeolog dari Universitas Ibrani Yerusalem, Daniel Vainstub, berhasil memecahkan arti kata yang terukir di pecahan leher guci peninggalan pemerintahan Raja Sulaiman di Israel Kuno.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Isi Tulisan di Guci

    Selama sepuluh tahun terakhir, lebih dari sepuluh peneliti telah mengusulkan arti dari kata yang terukir di leher guci tersebut. Namun, tidak pernah ada sesuai dan disetujui oleh para ahli lainnya.

    Melansir dari Live Science, melalui studi yang dipublikasikan Jerusalem Journal of Archaeology, Dr. Daniel Vainstub mengungkapkan bahwa kata yang diukir di leher kendi memiliki arti “Ladanium 5”.

    “Ladanium 5” adalah kata yang merujuk pada getah tanaman aromatik yang digunakan untuk membuat dupa atau kemenyan, yakni Labdanum atau Cistus Ladanifer.

    Dr. Daniel mengatakan, tulisan itu diukir menggunakan aksara Arab Selatan Kuno dalam bahasa Sabaean. Umumnya, bahasa Sabaean digunakan pada zaman Alkitab di Semenanjung Arab, tepatnya Kerajaan Sheba yang kini menjadi Yaman.

    Tulisan ini pun diyakini para arkeolog sebagai tulisan tertua yang ditulis menggunakan aksara Arab Selatan Kuno yang ditemukan di Israel.

    Selain pecahan guci “Ladanium 5”, para ahli juga menemukan enam kendi besar lain saat ekskavasi atau penggalian benda purbakala pada 2012 di Ophel, Jerusalem, Israel. Diduga, potongan kendi ini berasal dari abad ke-10 Sebelum Masehi (SM).

    Dalam laporan penelitiannya, peneliti menganggap bahwa kendi-kendi tersebut adalah tanda “hubungan yang jelas” antara Raja Salman dan Kerajaan Sheba, yang berperan penting dalam membudidayakan tanaman yang dibutuhkan untuk memproduksi parfum dan dupa.

    Sementara di saat yang sama, Kerajaan Sulaiman mengontrol rute perdagangan yang melintasi gurun Negev menuju dermaga Mediterania, yakni tempat barang-barang diekspor.

    “Menguraikan prasasti di guci ini mengajarkan kita tidak hanya tentang kehadiran seorang penutur Sabaean di Israel pada masa Raja Sulaiman, tetapi juga tentang sistem hubungan geopolitik di wilayah kita pada waktu itu,” tutur Vainstub.


    Artikel Selanjutnya


    Israel Berhasil Pecahkan Misteri ‘Harta Karun’ Nabi Sulaiman

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.