Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ini Provinsi dengan Tingkat Kesetaraan Gender No.1 di RI
    Inspiring You

    Ini Provinsi dengan Tingkat Kesetaraan Gender No.1 di RI

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Agustus 2023Updated:1 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Capaian Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di tingkat provinsi selama kurun waktu 2018-2022 mengindikasikan perkembangan ketimpangan gender yang semakin baik. Setiap tahun sebagian besar provinsi mengalami penurunan ketimpangan gender.

    Pada tahun 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ketimpangan gender paling rendah dicapai oleh D.I. Yogyakarta sebesar 0,240, dan diikuti oleh DKI Jakarta 0,320, Bali 0,321, Jawa Tengah 0,371, dan Sulawesi Selatan sebesar 0,390.

    Lantas, Nusa Tenggara Barat menjadi provinsi dengan tingkat ketimpangan gender terbesar, yakni di atas 0,600.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebanyak 25 provinsi mengalami penurunan ketimpangan gender dibandingkan 2021. Sulawesi Tenggara mengalami penurunan ketimpangan gender paling tinggi sebesar 0,064 poin.

    “Penurunan ketimpangan gender di Sulawesi Tenggara terutama didorong oleh perbaikan dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi pemberdayaan,” tulis BPS dalam laporannya, Selasa (8/1/2023).

    Pada dimensi kesehatan reproduksi didorong oleh indikator perempuan usia 15-49 tahun yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF) yang turun sebesar 27,1 persen poin.

    Pada dimensi pemberdayaan dipengaruhi oleh perbaikan indikator persentase perempuan 25 tahun ke atas yang berpendidikan SMA ke atas yang meningkat. Persentase perempuan meningkat dari 36,18 persen tahun 2021 menjadi 38,11 persen pada tahun 2022, sedangkan persentase laki-laki menurun dari 43,10 persen menjadi 42,12 persen.

    “Hal ini menunjukkan adanya penurunan gap antara perempuan dan laki-laki,” kata BPS.



    Artikel Selanjutnya


    PBB: Kesetaraan Gender Baru Bisa Terwujud 300 Tahun Lagi

    (haa/haa)


    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.