Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ife, Korban Erupsi Gunung Marapi yang Viral Meninggal Dunia
    Inspiring You

    Ife, Korban Erupsi Gunung Marapi yang Viral Meninggal Dunia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 Desember 2023Updated:18 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Korban erupsi Gunung Marapi, Zhafirah Zahrim Febrina atau Ife, meninggal dunia setelah 13 hari dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil, Padang, Sumatra Barat. Melansir dari detiksumut, Ife dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (17/12/2023) sore sekitar pukul 17.45 WIB.

    “Benar. Telah berpulang ke Rahmatullah, Zhafirah Zahrim Febrina alias Ife, mahasiswa kami di Politeknik Negeri Padang, korban erupsi Gunung Marapi,” ungkap Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri, dikutip Senin (18/12/2023).

    “Meninggalnya sore sekitar pukul 17.45 WIB di Rumah Sakit M. Djamil,” imbuh Surfa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Tim penyelamat membawa jenazah korban letusan Gunung Marapi di Batu Palano, Suamatera Barat, Selasa (5/12/2023). (BASARNAS via AP)

    Ife adalah mahasiswi D3 program studi (prodi) Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang yang dirawat akibat menderita luka bakar berat seluas 70 persen di tubuh.

    Sebelumnya, Ife sempat viral di media sosial setelah meminta tolong kepada orang tuanya melalui sebuah video. Dalam video tersebut, tubuhnya tampak tertutup oleh abu vulkanik dari letusan Gunung Marapi.

    Sebagai informasi, 9 dari total 16 orang mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi telah dinyatakan meninggal dunia. Adapun, Ife menjadi korban ke-24 yang tewas akibat erupsi pada Minggu (3/12/2023) lalu.

    Sebelumnya, tim Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan 23 orang tewas dari total 75 pendaki yang beraktivitas di puncak gunung saat Marapi erupsi.

    Saat ini, masih ada sejumlah korban yang sedang menjalani perawatan medis di beberapa rumah sakit, yakni RSUP M. Djamil Padang, RSUD Padang Panjang, dan RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi.

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.