Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Heboh Kota di Jepang Dihujat Dunia, Ini Biang Keroknya
    Inspiring You

    Heboh Kota di Jepang Dihujat Dunia, Ini Biang Keroknya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman29 Juli 2023Updated:29 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah kota di Jepang, Onomichi belakangan ini menjadi perbincangan hangat lantaran ada selebaran yang memberitahu tata cara menyenangkan suami bagi para Ibu hamil. Hal tersebut telah menyulut kemarahan publik.

    Kota Onomichi menggunakan survei publik pada tahun 2017 yang menyebut bahwa ibu hamil harus menyenangkan suami dengan melakukan pekerjaan rumah. Adapun selebaran itu dibagikan kepada penduduk setempat.

    Mengutip CNN Internasional, Sabtu (29/7/2023), semula bunyi selebaran itu menjelaskan bahwasanya pria dan wanita cenderung memiliki perasaan dan pemikiran yang berbeda. Di mana, pria bertindak berdasarkan teori sedangkan wanita bertindak berdasarkan emosi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun yang terpenting adalah bagaimana keduanya memahami perbedaan satu sama lain dan membagi peran dengan baik. Para istri setidaknya dapat berterima kasih kepada para suami atas pekerjaan rumah yang telah dilakukan seperti mencuci piring, mengganti popok, dan menggendong anak mereka.

    “Para istri dapat mengganggu suami mereka jika mereka sibuk merawat bayi dan tidak melakukan pekerjaan rumah,” kata pamflet tersebut, menasehati para wanita untuk tidak frustasi tanpa alasan.

    Isi selebaran itu juga menyarankan bahwa ada banyak hal yang dapat dilakukan ibu baru untuk menyenangkan para suami mereka. Beberapa diantaranya seperti memijat mereka, menyiapkan makan siang setiap hari, melakukan pekerjaan rumah tangga, dan selalu tersenyum.

    Selebaran tersebut lantas memicu kontroversi dan membuat pengguna sosial media menjadi marah.

    “Sudah cukup buruk jika otoritas lokal mentransmisikan gagasan bahwa mengasuh anak adalah pekerjaan ibu dan bahwa bantuan ayah pihak ketiga akan membantu ibu,” tulis seseorang di Twitter.

    “Saya ingin otoritas lokal meningkatkan kesadaran bahwa ayah juga merupakan aktor utama dalam pengasuhan anak,” tulis pengguna lainnya.

    “Stres adalah musuh selama kehamilan, jadi mengapa mereka hanya menyerang wanita?” kata warga lainnya.

    Permintaan Maaf Walikota Onomichi

    Kegaduhan di jagat maya itu akhirnya membuat Walikota Onomichi, Yukihiro Hiratani terpaksa meminta maaf. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan di situs web pemerintah setempat pada Selasa lalu.

    “Selebaran tersebut tidak sejalan dengan perasaan wanita hamil, ibu yang baru melahirkan, dan lainnya yang terlibat dalam pengasuhan anak,” ujarnya.

    Ia pun memastikan bahwa pemerintah telah berhenti membagikan selebaran itu karena berisi ekspresi yang mempromosikan sikap dan praktik stereotip peran gender.

    (fab/fab)


    Inspirasi Kamu Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.