Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Flu Burung Picu Kasus Kematian Manusia Pertama, Ini Gejalanya
    Inspiring You

    Flu Burung Picu Kasus Kematian Manusia Pertama, Ini Gejalanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 April 2023Updated:13 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus kematian pertama akibat infeksi virus flu burung H3N8 atau Avian Influenza A.

    Menurut laporan The Guardian, kematian manusia pertama akibat virus yang mulai beredar sejak 2022 itu terjadi pada perempuan berusia 56 tahun di Guangdong, China. Korban meninggal adalah pasien ketiga yang terpapar jenis virus ini.

    “Pasien memiliki beberapa latar belakang kondisi. Dia memiliki riwayat terpapar unggas hidup sebelum terjangkit dan ada riwayat keberadaan burung liar di sekitar rumahnya,” kata WHO, dikutip Kamis (13/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas, bagaimanakah gejala flu burung H3N8?

    Melansir dari laman resmi WHO, gejala yang muncul pada pasien yang terinfeksi virus flu burung H3N8 tergantung pada faktor-faktor yang terkait dengan virus tertentu dan inang yang terinfeksi.

    “Penyakit dapat berkisar dari konjungtivitis atau gejala ringan, seperti flu hingga penyakit pernapasan akut yang parah atau bahkan kematian. Gejala gastrointestinal atau neurologis telah dilaporkan tetapi jarang terjadi,” kata WHO.

    Sementara itu, dikutip dari laman resmi National Health Service (NHS) gejala infeksi virus flu burung yang umumnya terjadi adalah.

    • Suhu tubuh yang sangat tinggi, merasa panas, atau menggigil

    • Nyeri otot

    • Sakit kepala

    • Batuk

    • Sesak napas

    • Diare

    • Mual

    • Sakit perut

    • Nyeri dada

    • Pendarahan hidung dan gusi

    • Konjungtivitis

    Hingga saat ini, WHO masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penularan H3N8 pada manusia dan hewan. Namun, Kasus flu burung pada manusia biasanya akibat dari paparan langsung atau tidak langsung terhadap unggas hidup atau mati yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi.

    “Karena sifat virus influenza yang terus berkembang, WHO menekankan pentingnya pengawasan global untuk mendeteksi perubahan virologis, epidemiologis, dan klinis yang terkait dengan virus influenza yang beredar yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia (atau hewan),” tegas WHO.


    Artikel Selanjutnya


    Hari Diabetes Sedunia, Kenali Gejalanya sebelum Fatal

    (hsy/hsy)


    Mind your business Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.