Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Duh Banyak Jajanan Pasar Risiko Kanker, Ini Daftarnya
    Inspiring You

    Duh Banyak Jajanan Pasar Risiko Kanker, Ini Daftarnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Juli 2024Updated:7 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak jajanan pasar ternyata berbahaya dikonsumsi, bahkan ditemukan berisiko menyebabkan kanker.

    Plt Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Lucia Rizka Andalusia menjelaskan pihaknya menemukan jajanan pasar dengan bahan tambahan tidak aman, salah satunya adalah dengan menggunakan formalin.

    “Ini paling banyak nih, Kalau beli bakso, beli soto mi, beli mi goreng, ini mi yang warnanya kuning dan dia awet bisa seminggu lebih dia nggak rusak, bulanan bahkan karena mengandung formalin,” ucapnya saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, dikutip Minggu (7/7/2024).

    Selain itu pewarna rhodamin B dan metanil yellow juga sering ditemui ada dalam beberapa jajanan pasar. Padahal bahan tersebut tidak boleh digunakan pada makanan karena berbahaya bagi kesehatan.

    Dalam laman BPOM RI, zat warna metanil yellow digunakan pada industri tekstil, cat, kertas, kulit binatang, indikator reaksi netralisasi (asam basa). Bahan ini akan membuat mual, muntah, sakit perut, diare, panas, rasa tidak enak dan tekanan darah, serta dampak jangka panjangnya adalah menyebabkan kanker kandung kemih.

    Sementara Rhodamin B bersifat karsinogenik dan digunakan untuk kertas, tekstil (sutra, wool, kapas), sabun, kayu, plastik dan kulit, sebagai reagensia di laboratorium untuk pengujian antimoni, kobal, niobium, emas, mangan, air raksa, tantalum dan tungsten, dan digunakan untuk pewarna biologik.

    Bahan tersebut akan menumpuk di lemak dan akan terus bertambah. Ini juga diserap lebih banyak pada saluran pencernaan dan memiliki ikat protein kuat.

    Kerusakan hati pada tikus terjadi karena mengonsumsinya. Rhodamin B juga menyebabkan gangguan fungsi hati serta kanker hati.

    Kerupuk juga ternyata mengandung boraks. “Bikin kerupuk pakai boraks ini paling banyak. Kerupuk gendar, kerupuk seperti ini mengandung boraks,” kata Rizka.

    Penggunaan bahan tersebut, dia menjelaskan karena harganya murah. Rizka mengatakan akan ada pembinaan hingga sanksi sosial bagi pedagang yang menggunakan bahan-bahan tambahan berbahaya itu.

    “Ini yang digalakkan oleh Badan POM dengan laboratorium kelilingnya Badan POM. Badan POM punya lab keliling yang melakukan uji cepat kandungan bahan tambahan makanan yang berbahaya seperti formalin ini,” katanya.

    “Nah dengan lab-lab keliling ini, kita bisa menembus sampai ke pasar-pasar yang di-close-up-close-up ya untuk mengurangi hal ini,” lanjutnya lagi.

    Saksikan video di bawah ini:

    Kenali Tanda-Tanda Masalah Kulit Jelang Usia Lanjut





    Next Article



    Sehari Ada 1.000 Warga RI Didiagnosis Kanker, Simak Gejalanya!



    (mkh/mkh)

    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.