Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Diabetes Anak tidak Bisa Disembuhkan, Tapi…
    Inspiring You

    Diabetes Anak tidak Bisa Disembuhkan, Tapi…

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Februari 2023Updated:20 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Diabetes merupakan penyakit kronis di mana tubuh tidak dapat mengubah gula atau glukosa menjadi sumber energi. Ini mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi.

    Siapa sangka, penyakit diabetes juga sering menyerang anak-anak. Kondisi ini terjadi karena organ pankreas tidak mampu membuat cukup insulin, yaitu hormon yang membantu perubahan glukosa menjadi energi.

    Bila tidak ditangani, gula darah yang tinggi dapat merusak jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, serta sistem saraf selama bertahun-tahun. Kondisi tersebut juga bisa mengganggu tumbuh kembang anak.

    Secara umum, ada dua jenis diabetes yang terjadi pada anak, yaitu diabetes tipe 1 dan 2. Lantas apakah diabetes pada anak bisa disembuhkan?

    Menurut dokter anak subspesialis endokrinologi Jose R.L Batubara, penyakit diabetes, baik pada orang dewasa maupun dewasa, tidak bisa disembuhkan.

    “Tapi bisa dikontrol dengan obat. [Diabetes] bisa terkontrol asal bisa ikut aturan, perawatan dari dokter,” kata Jose seperti mengutip CNN Indonesia, Rabu (8/2/2023).

    Lebih lanjut, ia mengatakan diabetes jenis 1 yang umumnya menyerang anak dipicu oleh autoimun. Dalam hal ini, seorang anak memiliki antibodi yang merusak pankreas.

    “Diabetes tipe 1 itu sel pankreas rusak sehingga tidak menghasilkan insulin, anak harus mendapat insulin dari luar [tubuh],” imbuhnya.

    Mengutip Mayo Clinic, tanda dan gejala diabetes tipe 1 pada anak biasanya berkembang dengan cepat, berikut di antaranya:

    * Meningkatnya rasa haus
    * Sering buang air kecil, mungkin mengompol pada anak yang terlatih menggunakan toilet
    * Rasa lapar yang ekstrim
    * Penurunan berat badan yang tidak disengaja
    * Kelelahan
    * Iritabilitas atau perubahan perilaku
    * Nafas berbau buah


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT


    Artikel Selanjutnya


    4 Cara Mudah Jaga Kadar Gula Darah agar Tetap Stabil

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.