Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»DBD Naik Tinggi di Negara Tetangga RI, Jumlah Kasus Tembus 10.000
    Inspiring You

    DBD Naik Tinggi di Negara Tetangga RI, Jumlah Kasus Tembus 10.000

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Juli 2024Updated:24 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Lebih dari 10.000 kasus demam berdarah telah dilaporkan terjadi di Singapura tahun ini. Jumah tersebut melebihi total yang tercatat sepanjang tahun 2023.

    Hingga Selasa (22/7/2024), jumlah total kasus demam berdarah yang dilaporkan mencapai 10.141 pada tahun 2024. Di mana pada kurun waktu 14-20 Juli, ada 236 kasus dilaporkan, seperti data yang tercatat pada Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA).

    Angka tahunan untuk tahun 2023 adalah 9.949, turun tajam dari 32.173 kasus pada tahun 2022.

    NEA telah memperingatkan pada Maret kemarin tentang peningkatan infeksi demam berdarah, dengan lebih dari 5.000 kasus dilaporkan pada kuartal pertama tahun 2024 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.

    “Kekebalan populasi kita terhadap keempat serotipe virus dengue masih rendah,” kata NEA, seperti dikutip CNA.

    “Keberadaan berkelanjutan dari semua faktor risiko dengue ini dapat menyebabkan lonjakan kasus dengue dalam beberapa bulan mendatang, jika tindakan yang diambil tidak memadai.

    Data terbaru lembaga tersebut per 22 Juli menunjukkan bahwa ada 70 klaster demam berdarah aktif di Singapura. Sepuluh dianggap sebagai klaster peringatan merah, yang menunjukkan area berisiko tinggi dengan masing-masing 10 kasus atau lebih.

    Salah satu area tersebut berada di Jurong West (Avenue 1, Avenue 2, Street 42) dengan 103 kasus sejak dimulainya klaster. NEA juga mencatat penularan terus-menerus di klaster Gangsa Road yang memiliki 410 kasus dan klaster Benoi Road yang memiliki 47 kasus.

    Ada empat serotipe virus dengue yang beredar di Singapura. Serotipe virus dengue 2 (DENV-2) telah dominan sejak September 2023, dengan dominasi berkala sebelumnya dari DENV-1 dan DENV-3 pada tahun 2023.

    Ditambahkan bahwa ada sembilan kasus Zika terisolasi yang dilaporkan sejauh ini pada tahun 2024, tanpa klaster hingga saat ini. Mirip dengan dengue, Zika adalah infeksi virus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes.

     

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Meski Menjanjikan, Ini Tantangan Bisnis Skincare Anak di Indonesia





    Next Article



    Kasus DBD di Jateng Naik Tinggi, Kemenkes Ungkap Sebabnya



    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.