Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bukan AS, Negara Asia Ini Ternyata Paling Glamour di Dunia
    Inspiring You

    Bukan AS, Negara Asia Ini Ternyata Paling Glamour di Dunia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Mei 2023Updated:6 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dulu, para produsen barang mewah melirik pasar Amerika Serikat sebagai target market utama. Namun, tren tersebut mulai bergeser.

    Data terbaru, Korea Selatan menjadi negara dengan masyarakat yang paling gemar membeli barang mewah. Bagaimana tidak, total pengeluaran untuk barang mewah di Korea Selatan selalu tumbuh dari tahun ke tahun sekitar 24% menjadi US$16,8 miliar atau setara Rp 263,9 triliun (asumsi kurs Rp 15.114 per US$) setahun.

    Melansir CNBC International, Analis Morgan Stanley menilai permintaan barang mewah di kalangan pembeli Korea Selatan didorong oleh peningkatan daya beli serta keinginan untuk menunjukkan status sosial.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Korea Selatan adalah pembelanja terbesar di dunia untuk barang-barang mewah pribadi per kapita, baik itu tas Prada Italia dari kulit sapi atau mantel Burberry Inggris kotak-kotak klasik,” ungkap Stanley, dilansir CNBC Internasional, dikutip Jumat (5/5/2023).

    Bank investasi tersebut juga memperkirakan total pengeluaran masyarakat Korsel lebih banyak bila dibandingkan dengan masyarakat China dan Amerika Selatan.

    Jika dibagi rata dengan total jumlah penduduk, satu orang Korea menghabiskan dana US$325 untuk barang mewah.

    “[Pembelian barang mewah di Korea] per kapita jauh lebih banyak dibandingkan warga negara China dan Amerika yang menghabiskan masing-masing US$55 dan US$280,” papar Stanley.

    Tingkat konsumtif masyarakat Korea Selatan kemudian disoroti oleh merk tas mewah di dunia. Pemilik merk tas mewah Cartier, Richemont Group, mengatakan Korea adalah salah satu wilayah di mana penjualan tumbuh dua digit pada 2022, dibandingkan dengan setahun dan dua tahun lalu.

    Adapun, Stanley menjelaskan permintaan barang mewah di kalangan pembeli Korea Selatan didorong oleh dua hal, yakni peningkatan daya beli serta keinginan untuk menunjukkan status sosial.

    “Penampilan dan kesuksesan finansial dapat lebih beresonansi dengan konsumen di Korea Selatan daripada di kebanyakan negara lain,” ujarnya.

    Dia menambahkan, menampilkan kekayaan juga lebih diterima secara sosial di masyarakat Korea.

    Sebuah survei oleh McKinsey menemukan bahwa hanya 22% responden Korsel yang menganggap pamer barang mewah sebagai hal yang tidak menyenangkan. Hal ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan 45% orang Jepang dan 38% orang China.

    Selain itu, permintaan barang mewah juga didukung oleh peningkatan kekayaan rumah tangga. Data Bank of Korea menunjukkan kekayaan bersih rumah tangga negara tersebut naik 11% pada tahun 2021. Sekitar 76% kekayaan rumah tangga di Korea adalah real estat, yang harganya telah meningkat secara substansial sejak tahun 2020.



    Artikel Selanjutnya


    Kirain Hilang, Dua ABG Ternyata Mau Kabur ke Korea demi BTS

    (Linda Hasibuan/hsy)


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.