Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Boncos Gara-gara Kripto, Mahasiswa UI Bunuh Juniornya
    Inspiring You

    Boncos Gara-gara Kripto, Mahasiswa UI Bunuh Juniornya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Agustus 2023Updated:5 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembunuhan oleh kakak tingkat yang terjadi pada seorang mahasiswa di Universitas Indonesia (UI) menjadi perbincangan hangat publik. Polisi mengungkap bahwa AAB (23) yang membunuh adik tingkatnya, MNZ (19), bermotif melunasi pinjaman online (pinjol) AAB.

    Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polres Depok, AKP Nirwan Pohan mengatakan AAB sempat berinvestasi kripto namun mengalami kerugian. Nirwan menyebutkan AAB mengalami kerugian bahkan hingga Rp 80 juta imbas dari investasi kripto itu.

    “(Total rugi) Rp 80 juta, pelaku ini bermain kripto,” ujarnya dalam konferensi pers, dilansir Detikcom, Sabtu (5/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Usai boncos karena utang kriptonya, ujar Nirwan, pelaku mencari uang ke pinjol untuk melunasi utang itu. Selain ke pinjol, Nirwan mengatakan bahwa pelaku juga meminjam uang ke korban yakni MNZ.

    “Itu main sana-sini lalu ke pinjol. Bukan pinjol saja, kepada korban ada pinjam Rp 200 ribu dan sudah dikembalikan,” beber Nirwan.

    Nirwan juga melontarkan pertanyaan ke AAB, yang juga dihadirkan dalam konferensi pers itu, dia bertanya soal berapa jumlah utang pinjol AAB.

    “Rp 15 juta ke pinjol. Korban sudah kembalikan Rp 200 ribu,” jawab AAB dalam kesempatan yang sama.

    Sebelumnya, polisi menjelaskan motif AAB membunuh adik tingkatnya, MNZ, di kosan korban di Depok pada Rabu (2/8/2023) lalu. AAB diduga hendak mencuri barang milik MNZ karena terlilit utang pinjol.

    “Motif pelaku ini mengalami kerugian investasi kripto, termasuk utang pinjol. Karena dia (pelaku) didesak itu, dia berpikir menguasai barang-barang korban,” kata Nirwan.

    AAB disebut menikam MNZ berulang kali pada bagian dada dan leher. AAB kemudian menyimpan mayat MNZ di dalam plastik kemudian disembunyikan di kolong tempat tidur.

    AAB juga menyebarkan kapur barus demi menutupi bau amis darah. Akibat perbuatannya, AAB dijerat pasal 340 dan/atau pasal 338 dan/atau pasal 365 KUHP.

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.