Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Benarkah Minuman Boba Sebabkan Batu Ginjal? Ini Kata Dokter
    Inspiring You

    Benarkah Minuman Boba Sebabkan Batu Ginjal? Ini Kata Dokter

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 Desember 2023Updated:21 Desember 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat dunia, terutama pecinta minuman boba, dihebohkan oleh kasus yang menimpa warga Taiwan berusia 20 tahun yang menjalani operasi pengangkatan lebih dari 300 batu ginjal.

    Berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit yang menangani, pasien perempuan tersebut memiliki riwayat jarang mengonsumsi air mineral dan terlalu sering minum minuman boba. Sebagai informasi, boba sangat populer di Taiwan karena minuman manis itu memang berasal dari Negara Formosa tersebut.

    Lantas, benarkah minuman boba menjadi faktor utama munculnya batu ginjal?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dokter spesialis urologi, dr. Christiano Tansol, mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama munculnya batu ginjal pada seseorang adalah kecenderungan mengonsumsi minuman manis dalam jumlah yang tinggi dan jarang minum air mineral. Namun, belum dapat diketahui secara pasti apakah boba berpengaruh terhadap kemunculan batu ginjal.

    “Minuman boba kandungan gulanya yang menjadi masalah, itu pasti gulanya sangat banyak. Untuk tapioka (bahan baku boba) sepertinya tidak bikin batu ginjal,” ujar dr. Christiano kepada CNBC Indonesia, Rabu (20/12/2023).

    dr. Christiano menjelaskan, kandungan gula yang tinggi di dalam tubuh sebagian besar diubah menjadi uric acid. Uric acid adalah limbah alami di dalam darah yang berasal dari zat purin. Kadar uric acid yang tinggi dapat memicu asam urat atau kondisi radang sendi.

    “Gula yang tinggi di tubuh sebagian diubah menjadi uric acid [penyebab asam urat]. Asam urat yang tinggi bikin gampang jadi batu ginjal,” jelas dr. Christiano.

    Lebih lanjut, dr. Christiano mengungkapkan bahwa ada sejumlah faktor yang bisa mendorong munculnya 300 batu ginjal pada kasus pasien di Taiwan, salah satunya adalah faktor diet dan genetik.

    “Awal-awal terbentuk batu yang kecil-kecil. Kenapa sampai ada 300 batu? Selain faktor diet pasti ada faktor predisposisi lain, seperti genetik dan kelainan anatomi,” kata dr. Christiano.

    “Kelainan anatominya ada banyak, misalnya seperti medullary sponge kidney, penyempitan di saluran ureter, calyceal divertikulum, [hingga] vesicoureteral reflux,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah kondisi terbentuknya endapan padat dan keras yang menyerupai batu di ginjal.

    Umumnya, penderita batu ginjal tidak merasakan gejala sampai batu tersebut turun ke ureter atau saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Biasanya, gejala batu ginjal yang paling sering dialami oleh penderita adalah.

    1. Nyeri di daerah perut atau samping punggung

    2. Nyeri di area selangkangan, testis pada laki-laki, dan vagina pada perempuan

    3. Warna urine tidak normal

    4. Urine berdarah

    5. Demam

    6. Mual dan muntah



    Artikel Selanjutnya


    8 Tanda Banyak Zat Lilin alias Kolesterol dalam Darah Anda

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.