Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Barista Starbucks Akui Boikot Berhasil, 33% Pelanggan Kabur
    Inspiring You

    Barista Starbucks Akui Boikot Berhasil, 33% Pelanggan Kabur

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 November 2023Updated:6 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Starbucks menjadi sasaran boikot di tengah serangan brutal yang terus dilancarkan Israel ke Palestina. Perusahaan jaringan kopi asal Amerika Serikat itu tercatat memiliki 35.771 kedai di seluruh dunia hingga 2022.

    Boikot ditargetkan kepada Starbucks setelah pihak manajemen menggugat serikat pekerja, Starbucks Workers United, pada awal Oktober 2023 lalu. Gugatan tersebut muncul setelah serikat pekerja menyatakan solidaritas terhadap warga Palestina. Namun, pernyataan solidaritas yang diunggah melalui X itu telah dihapus.

    Menurut keterangan resmi Starbucks, gugatan tersebut dilayangkan karena Starbucks Workers United dianggap menyalahgunakan nama, logo, dan kekayaan intelektual perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski perusahaan sudah memberikan klarifikasi, seruan untuk memboikot Starbucks masih terus menggema, bahkan meluas di banyak negara. 

    Seorang pengguna TikTok dengan akun @ambrose_darling yang mengaku bekerja sebagai barista di sebuah Starbucks di Amerika Serikat menyebut bahwa gerakan boikot berhasil.

    “Ada penurunan order yang signifikan. Saya bisa katakan sekitar sepertiga dari jumlah pelanggan yang biasanya datang sekarang tak muncul lagi, dan saya bicara soal pelanggan yang sebelumnya benar-benar datang setiap hari,” ujarnya, 

    “Boikot berhasil, jadi ayo terus lakukan itu,” imbuhnya. 

    Pada Minggu (5/11/2023) kemarin, pada saat jutaan warga Jakarta turun ke jalan untuk menunjukkan dukungan kepada rakyat Palestina, gerai Starbucks yang berlokasi di area Sudirman, Jakarta ditutup. Padahal, gerai tersebut biasanya melayani pelanggan selama 24 jam. 



    Artikel Selanjutnya


    Mampukah Boikot Produk Israel Bikin Jerusalem Bangkrut?

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.