Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bakteri Shigella Serang Tentara Israel, Begini Kondisinya
    Inspiring You

    Bakteri Shigella Serang Tentara Israel, Begini Kondisinya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 Desember 2023Updated:14 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah serangan yang terus diluncurkan Israel ke Gaza, Palestina, sejumlah anggota Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengalami keracunan makanan yang diduga menjadi penyebab penyakit pencernaan serius. Kondisi ini pertama kali dilaporkan oleh media Israel. 

    “Ada peningkatan kasus yang penyakit usus di kalangan tentara [Israel] yang tak biasa,” Yedioth Ahronoth melaporkan pada pekan lalu.

    Sejak serangan Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober, banyak restoran dan individu menyumbangkan makanan kepada pasukan Israel, yang kemungkinan besar terkontaminasi selama persiapan, transportasi atau penyimpanan, kata laporan itu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Banyak tentara menderita gejala keracunan makanan, termasuk diare parah dan suhu tinggi.

    Sementara itu, laporan BBC menyebut bahwa para dokter di IDF melaporkan bahwa sekelompok tentara yang ditugaskan di Gaza . Direktur Unit Penyakit Menular di Rumah Sakit Assuta Ashdod University, dr. Tal Brosh, mengatakan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri shigella.

    Shigella adalah jenis bakteri yang mengeluarkan racun dan menyerang saluran pencernaan. Bila masuk ke dalam tubuh, shigella mampu menimbulkan disentri alias peradangan atau infeksi pada usus yang disebut “shigellosis”.

    Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), shigella dapat menyebar melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan kotoran (feses) dari pasien yang terinfeksi. Selain itu, ada beberapa cara penyebaran shigella, yakni.

    • Mengonsumsi makanan yang disiapkan oleh penderita shigella
    • Mengonsumsi air yang terkontaminasi dengan kotoran
    • Menggunakan peralatan toilet atau barang lain yang terkontaminasi shigella
    • Mengganti popok anak penderita shigella
    • Berkontak dengan feses orang yang terinfeksi saat berhubungan seks

    “Shigella sering ditemukan di kalangan tunawisma, turis internasional, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan seseorang dengan kekebalan tubuh yang rendah,” sebut CDC, dikutip Kamis (12/12/2023).

    Ada beberapa gejala yang muncul akibat bakteri shigella, yakni demam, diare yang berkepanjangan hingga berdarah, kram atau nyeri perut yang parah, dan dehidrasi. Jika tidak segera ditangani, shigella dapat menyebabkan penyakit kronis hingga kematian.

    “Risiko kematian akibat shigella sangat tinggi jika bakteri memasuki aliran darah. Anak-anak, penderita HIV, diabetes, kanker, dan penderita gizi buruk sangat rentan terinfeksi bakteri ini,” tulis laporan BBC.



    Artikel Selanjutnya


    Founder Brand Makeup Lokal Diduga Pro Israel, Netizen Ngamuk

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.