Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Awas Rabies, Ini Pertolongan Pertama usai Digigit Anjing
    Inspiring You

    Awas Rabies, Ini Pertolongan Pertama usai Digigit Anjing

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Mei 2023Updated:11 Mei 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Digigit oleh anjing bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Seperti yang terjadi pada seorang bocah berusia 4 tahun asal NTT yang belum lama ini meninggal dunia usai digigit anjing yang positif rabies.

    Mulut anjing mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi serius pada kulit terluka.

    Dalam kebanyakan kasus, luka gigitan anjing yang terjadi pada anak-anak terjadi di kepala dan leher. Sedangkan pada remaja atau orang dewasa, luka gigitan anjing lebih sering terjadi pada kaki atau lengan maupun tangan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengobati gigitan anjing

    Melansir Healthline, jika Anda pernah digigit anjing, segera rawat luka bekas gigitan untuk mengurangi risiko infeksi bakteri. Dalam beberapa kasus, Anda dapat memberikan pertolongan pertama kepada diri Anda sendiri. Namun dalam kasus yang lebih parah, Anda memerlukan perawatan medis segera.

    Berikut langkah-langkah yang harus Anda ambil setelah digigit anjing untuk mencegah infeksi:

    1. Tanyakan tentang riwayat vaksinasi anjing

    Hal pertama yang harus Anda lakukan setelah digigit anjing adalah menjaga jarak antara Anda dan anjing untuk mencegah kemungkinan Anda digigit lagi.

    Jika pemilik anjing berada di dekat Anda, tanyakan riwayat vaksinasi anjing tersebut. Jika anjing tidak memiliki majikan, tanyakan kepada siapa saja yang menyaksikan insiden itu dan apakah mereka mengenal anjing tersebut dan mengetahui di mana pemiliknya tinggal.

    2. Dapatkan pertolongan pertama

    Jenis pertolongan pertama yang harus Anda dapatkan tergantung tingkat keparahan gigitannya. Jika kulit Anda tidak robek, cuci area tersebut dengan air hangat dan sabun. Anda juga bisa mengoleskan lotion antibakteri ke area tersebut sebagai tindakan pencegahan.

    Jika kulit Anda terluka, cuci area tersebut dengan sabun dan air hangat dan tekan luka dengan lembut untuk mengeluarkan sedikit darah. Ini akan membantu menghilangkan kuman.

    Jika gigitan sudah mengeluarkan darah, oleskan kain bersih ke luka dan tekan perlahan untuk menghentikan aliran darahnya. Lanjutkan dengan mengoleskan lotion antibakteri dan tutup dengan perban steril.

    Semua luka gigitan anjing, bahkan yang kecil, harus dipantau untuk tanda-tanda infeksi sampai benar-benar sembuh.

    Periksa gigitannya sesering mungkin untuk melihat apakah luka itu menjadi:

    • Merah
    • Bengkak
    • Hangat
    • Lembek saat disentuh

    Jika luka semakin parah, terasa nyeri, atau mengalami demam, segera temui dokter.

    Kapan harus ke dokter?

    Sekitar 1 dari 5 gigitan anjing membutuhkan perawatan medis. Anda bisa menemui dokter bila gigitan anjing sebagai berikut:

    • Disebabkan oleh anjing dengan riwayat vaksin rabies yang tidak diketahui, atau oleh anjing yang tampak sakit
    • Pendarahan tidak berhenti
    • Rasa sakit yang luar biasa
    • Tergigit tulang, tendon, atau otot
    • Menyebabkan hilangnya fungsi, seperti ketidakmampuan untuk menekuk jari
    • Terlihat merah, bengkak, atau meradang
    • Mengeluarkan nanah atau cairan

    Cari juga pertolongan medis jika Anda:

    • Belum mendapat vaksin tetanus
    • Merasa lemas, bingung, atau pingsan
    • Sedang demam

    (hsy/hsy)


    Mind your business Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.