Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Awas Diamputasi, Waspadai Gejala dari Komplikasi Diabetes Ini
    Inspiring You

    Awas Diamputasi, Waspadai Gejala dari Komplikasi Diabetes Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Mei 2023Updated:5 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penyakit arteri perifer (PAP) merupakan masalah sirkulasi di mana arteri yang menyempit mengurangi aliran darah ke anggota tubuh. Penyakit ini juga merupakan komplikasi yang sering dialami pengidap diabetes.

    Penyakit arteri perifer disebabkan oleh penumpukan lemak di dinding pembuluh darah yang memasok darah ke tungkai. Timbunan lemak tersebut membuat arteri menyempit, sehingga aliran darah ke tungkai tersumbat.

    dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K) dari Heartology Cardiovascular Hospital mengatakan ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit arteri perifer seperti kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, riwayat keluarga dengan penyakit arteri perifer, penyakit jantung, atau stroke dan kolesterol.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi selain diabetes itu sendiri ada beberapa faktor yang juga turut meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit arteri perifer seperti merokok, obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan adannya riwayat keluarga dengan penyakit arteri perifer, penyakit jantung, atau stroke,” ujar dr. Suko kepada CNBC Indonesia di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 4 Mei 2023.

    Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penyakit arteri perifer terkadang tidak menimbulkan gejala, karena penyakit ini cenderung berkembang secara perlahan. Hanya saja gejala penyakit arteri perifer dapat bervariasi pada tiap pengidap.

    Beberapa gejala penyakit arteri perifer yang bisa muncul seperti kram, kebas, nyeri, atau luka yang sulit sembuh. Mati rasa pada kaki dan perubahan warna pada kaki juga bisa menjadi gejala yang sering terjadi.

    “Jika Anda sering mengalami kram, kebas, nyeri, atau luka yang sulit sembuh, Anda mungkin menderita. Apabila ini tidak ditangani dengan seksama, maka dapat mengakibatkan nyeri berkepanjangan, kematian jaringan, sampai pada ancaman amputasi,” paparnya.



    Artikel Selanjutnya


    Makin Banyak Anak Kecil Kena Diabetes, Apa Bisa Disembuhkan?

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.