Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Undang-undang Pelindungan Data Pribadi berlaku mulai Oktober. Untuk aturan turunannya berupa Peraturan Pemerintah (PP) sedang disusun dan sudah 90 persen progresnya. “Proses masih terus berjalan, terutama konsultasi-konsultasi akhir sebelum itu nanti disahkan,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria saat ditemui usai VIDA Executive Summit & Media Luncheon di Jakarta, Selasa (3/9/2024). “Karena undang-undang PDP kan Oktober sudah mulai berlaku, jadi PP-nya juga segera menyusul,” imbuhnya. Salah satu yang paling krusial, kata dia, adalah badan pengawas PDP, dan sampai saat ini masih mereka diskusikan. Badan pengawas ini seharusnya tidak berada di bawah Kominfo, tapi langsung di…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah akan melakukan rilis terbatas tiga produk INA Digital, yakni INA Ku, INA Gov, dan INA Pas. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan peluncuran akan dilakukan pada bulan ini.”Dalam waktu dekat di September ini kita akan me-launching tiga layanan terbatas. Tiga layanan ini mencakup sembilan fitur awal,” kata Anas kepada wartawan usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9/2024). Ia menjelaskan tiga aplikasi itu memiliki layanan yang berbeda. Seperti INA Gov adalah portal administrasi pemerintahan. Rencananya aplikasi ini juga akan terhubung dengan platform Smart ASN…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan CEO Google, Eric Schmidt menyebut konsep work from home (WFH) merupakan kesalahan besar bagi Google. Membiarkan pekerja bekerja dari rumah atau jarak jauh membuat perusahaan kalah dari perlombaan kecerdasan buatan (AI). WFH sendiri dikenal setelah pandemi Covid-19 membatasi akses orang untuk bertemu orang lain. Banyak perusahaan yang akhirnya meneruskan konsep ini meski Covid-19 sudah dinyatakan berakhir. “Google memutuskan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan pulang lebih awal serta bekerja dari rumah lebih penting daripada ‘menang’,” kata Schmidt kepada mahasiswa Stanford, dikutip dari Business Insider, Jumat (30/8/2024). “Dan alasan perusahaan rintisan berhasil adalah karena orang-orangnya bekerja keras. Maaf…

Read More