Jakarta, Dexpert.co.id – Mirip beberapa platform seperti Netflix, Telkomsel juga mencoba membuat konten produksinya sendiri. Perusahaan itu baru saja meluncurkan Maxstream Studios untuk memperluas lini bisnis sebagai content producer. Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng menjelaskan Maxstream Studios dihadirkan untuk menghadirkan konten berkualitas tinggi. Selain juga sebagai upaya membentuk ekosistem hiburan digital di Indonesia untuk masa depan. “Maxstream Studios adalah konten yang original, beragam dan menarik bagi pelanggan di masa saja,” kata Derrick dalam peluncuran Maxtsream Studios, Selasa (3/9/2024). Telkomsel mencatat Maxstream Studios telah memproduksi 128 judul film dan serial melalui berbagai platform. Sementara itu 10 film juga telah tayang di…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, menyebut ada 572 ribu aduan terkait fraud atau penipuan online yang masuk melalui kanal layanan Cekrekening.id sepanjang 2017-2024. “Jenis fraud yang mendominasi adalah penipuan jual-beli online dan investasi fiktif online,” ujar Nezar saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/8/204). Cekrekening.id merupakan sarana aduan masyarakat untuk melaporkan nomor rekening yang diduga menjadi sasaran tindak pidana penipuan. Sementara menurut Badan Cyber dan Sandi Negara (BSSN) ratusan juta serangan cyber terhadap Indonesia setiap tahun. Tahun lalu tercatat setidaknya 279 juta serangan siber. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya serangan cyber terhadap Indonesia makin turun dengan 24%.…
Jakarta, CNBC Indonesia – ByteDance, perusahaan induk TikTok, dikabarkan meraih dana segar senilai US$ 9,5 miliar (Rp 147 triliun). Dana tersebut berasal dari pinjaman dari sederet bank raksasa, termasuk Citigroup, Goldman Sachs, dan JPMorgan. Reuters menyatakan bahwa paket pinjaman untuk ByteDance bakal menjadi fasilitas kredit dalam dolar AS yang paling besar di wilayah Asia. Tenor pinjaman adalan 3 tahun yang bisa diperpanjang hingga 5 tahun. ByteDance mengambil pinjaman jumbo setelah melaporkan kinerja keuangan yang ciamik pada 2023. Tahun lalu, ByteDance dikabarkan melaporkan kenaikan laba 50% menjadi US$ 40 miliar (Rp 621 triliun). Kinerja ByteDance bahkan berhasil melampaui raksasa teknologi China lainnya seperti Alibaba dan Tencent. Perusahaan asal China…