Jakarta, Dexpert.co.id – Proyek Neuralink milik Elon Musk ditolak Lembaga FDA AS. Informasi ini baru diketahui setahun setelah pengajuan izinnya pada awal Maret 2022 lalu. Diketahui, Neuralink adalah proyek penanaman chip pada otak manusia. Tujuannya untuk memberikan kontrol akses komunikasi langsung antara otak manusia dengan mesin komputer. Jika sesuai rencana, manusia di masa depan bisa mengendalikan mesin teknologi langsung dari otak. Teknologi ini bisa jadi menggantikan era saat ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Mengutip Reuters, Jumat (3/3/2023), 7 karyawan dan mantan pegawai FDA mengonfirmasi penolakan itu. Namun, para sumber tak merinci alasan detil kenapa Neuralink ditolak mentah-mentah. Salah satu sumber dalam mengatakan FDA khawatir dengan mekanisme penanaman chip ke…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Kehadiran ChatGPT membuat para raksasa teknologi berperang merebut hati pengguna. Perang AI ini dilakoni untuk meraih banyak pengguna seperti yang dialami oleh chatbot dari OpenAI sejak diluncurkan belum lama ini. Sejak diluncurkan November lalu, ChatGPT langsung jadi bahan pembicaraan banyak orang dan viral di internet. Bahkan penggunanya telah menembus lebih dari 100 juta hanya dalam waktu singkat. Tak berdiam diri, Google hingga Spotify tancap gas untuk bisa menyaingi kepopuleran ChatGPT. Berikut 7 perusahaan yang masuk dalam perang AI, dirangkum Jumat (3/3/2023): ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT 1. Microsoft Microsoft merupakan salah satu perusahaan yang mendukung…
Jakarta, Dexpert.co.id – Foxconn Technology Group yang merupakan mitra manufaktur Apple untuk produksi iPhone memindahkan fasilitasnya dari China ke India. Investasi yang disiapkan kabarnya mencapai US$ 700 juta atau sekitar Rp 10,7 triliun. Keputusan pemindahan fasilitas ini ditengarai 2 hal. Pertama, melonjaknya Covid-19 di China beberapa saat lalu yang menghambat produksi iPhone 14 dan memicu demo besar-besaran dari pegawai pabrik. Selanjutnya, inisiatif ini juga untuk mengurangi ketergantungan Foxconn ke China, mengingat situasi geopolitik yang sedang memanas antara Washington dan Beijing. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dikutip dari Bloomberg, Jumat (3/3/2023), pabrik iPhone akan mengambil lahan sebesar 300 hektar…