Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – ChatGPT belakangan menjadi viral karena kemampuannya menjawab pertanyaan serta menyusun kalimat yang akurat. Bahkan, kini banyak orang di dunia teknologi yang menunggu rilis GPT-4 OpenAI, sebuah iterasi yang lebih kuat dari teknologi yang menjalankan ChatGPT. Tapi, Chief Technology Officer OpenAI Mira Murati, perusahaan di balik ChatGPT, tak berharap bahwa aplikasinya viral. Komentar Murati ini muncul saat rumor terus menyebar mengenai tanggal rilis dan kemampuan GPT-4. “Menurut saya kurangnya antusias akan lebih bagus,” kata Murati kepada Fast Company ketika ditanya tentang GPT-4. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dikutip dari BusinessInsider, Jumat (3/3/2023), GPT-4 merupakan peningkatan dari…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – iPhone tahan di dalam air mungkin sudah jadi pengetahuan umum sejak lama. Namun, ketahanannya di dalam air ternyata bisa sampai 1 minggu. Hal ini diketahui dari kasus yang menimpa Breno Rafael. Saat itu, dia yang tengah berkayak menyelamatkan seorang wanita tenggelam di danau Paranoa, Brasil. Ternyata Rafael menyadari iPhone 11 nya tenggelam setelah berhasil membawa wanita itu ke tepi danau. Dia akhirnya putus harapan untuk menemukan HP-nya. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Keajaiban terjadi seminggu kemudian pada 17 Februari 2023. Instruktur selam Edinho Rocha menemukan iPhone pada kedalaman 7 meter di danau tersebut saat menyelam…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Ericsson dilaporkan terkena kasus suap dan didenda US$206 juta atau Rp 3,1 triliun. Ini terjadi tak lama setelah raksasa telekomunikasi asal Swedia mengumumkan melakukan PHK pada ribuan karyawannya. Awal mula masalah ini adalah saat Ericsson membayar denda US$520,6 juta pada 2019. Ini karena perusahaan melakukan korupsi selama bertahun-tahun dengan melibatkan penyuapan pejabat pemerintah dan pemalsuan pembukuan dan catatan, ungkap jaksa federal New York. Kejadian tersebut terjadi di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Negara lainnya adalah Chinaz, Djibouti, Vietnam serta Kuwait. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Ericsson juga harus membayar US$540 juta kepada Securities and Exchange Commision. Dari penyelesaian…

Read More