Jakarta, Dexpert.co.id – Ahli strategi UBS Global Research, Jonathan Golub, meramalkan 6 raksasa teknologi bakal tumbang dalam beberapa kuartal ke depan. Tak main-main, perusahaan yang masuk ‘Top 6’ tersebut adalah Apple, Amazon, Alphabet, Meta, Microsoft, dan Nvidia, Pertumbuhan laba per saham (EPS) untuk keenam raksasa teknologi ‘Top 6’ tersebut diproyeksikan turun menjadi 15,5% pada kuartal pertama 2025, dari perkiraan 42,2% untuk periode yang sama tahun ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Golub juga mencoba menurunkan peringkat perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar tersebut. “Penurunan peringkat Top yang kami lakukan, dari ‘Overweight’ menjadi ‘Netral’, tidak didasarkan pada valuasi yang diperpanjang, atau keraguan terhadap kecerdasan buatan,”…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Sony mengalami penurunan laba 7% pada tahun fiskal 2023. Penjualan konsol milik perusahaan, PlayStation 5 (PS5), tak sesuai ekspektasi pasar. Penjualan PS5 tercatat mencapai 20,8 juta unit tahun lalu. Jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan awal sebanyak 25 juta unit. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Lalu, pada Februari, Sony sempat menurunkan perkiraannya menjadi 21 juta unit.. Laporan Reuters menyebutkan penjualan PlayStation 5 diprediksi terus memburuk hingga tahun depan. Eksekutif perusahaan mengatakan perkiraan Sony dapat menjual 18 juta unit konsol, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (14/5/2024). Dalam laporan terbaru, laba operasional 1,2 triliun yen. Capaian itu menurun 7% dari…
Jakarta, Dexpert.co.id – Risiko yang disebabkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat Amerika Serikat (AS) dan China mau duduk satu meja. Mereka akan bertemu membicarakan teknologi tersebut di Jenewa, Swiss. Sejak beberapa tahun terakhir, pengembangan AI memang berkembang pesat. Bukan hanya untuk teknologi itu sendiri, namun juga merambah ke sektor lain. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Seorang pejabat AS menjelaskan China mengembangkan kemampuan AI di banyak sektor dari sipil, militer, dan keamanan nasional. Ini membuat keamanan AS dan sekutunya menjadi lemah. Pejabat itu juga mengatakan pembicaraan akan terkait banyak risiko yang akan datang. Namun tak berfokus kolaborasi…