Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik TikTok, Bytedance kalah dalam gugatan di pengadilan Uni Eropa. Gugatan itu terkait digolongkannya TikTok sebagai gatekeeper dalam aturan terkait pasar digital di wilayah tersebut. Dari UU Pasar Digital Uni Eropa, gatekeeper adalah platform yang punya posisi sangat dominan. Menurut para hakim, Bytedance telah memenuhi ambang batas terkait aturan tersebut. Mulai dari nilai pasar global, jumlah pengguna TikTok di Eropa, dan ambang batas periode penguasaan pasar. Bahkan popularitas TikTok disamakan dengan raksasa teknologi lain, seperti Meta dan juga induk perusahaan Google, Alphabet. Bytedance menyatakan kecewa dengan keputusan tersebut. Namun tetap berjanji akan mengambil langkah mematuhi kewajiban relevan dari aturan tersebut. “Sekarang kami…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id -Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi persaingan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Johor Baru yang akan dibangun oleh Malaysia-Singapura. Strategi tersebut di antaranya kemungkinan pemberian insentif tambahan, hingga integrasi beberapa kawasan di Batam. “Makanya kami dorong dari KEK sampai Proyek Strategis Nasional (PSN) betul-betul kita kawal, karena negara lain juga menawarkan banyak sekali insentif fiskal, non-fiskal, kita harus bersaing soal tax holiday dengan negara lain,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, di sela acara peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0, dikutip Jumat, (19/7/2024). Selain insentif fiskal, Susiwijono mengatakan pemerintah juga akan menyiapkan infrastruktur lebih lengkap dan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id -Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan berniat menambah luas lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park di Batam. Perluasan lahan tengah dipikirkan karena banyaknya perusahaan data center yang berminat untuk membangun data center di sana. Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan saat ini sudah ada 10 perusahaan yang sudah menanamkan investasinya di sana. Sementara ada 6 lainnya yang menyatakan minat, namun masih belum bisa masuk karena sudah penuh. “Nongsa Digital Park itu lahannya juga terbatas, yang ada sekarang cukup untuk 10, termasuk untuk kebutuhan suplai listrik dan air. Data center kan butuh listrik dan air besar sekali,”…

Read More