Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membatasi jaringan pribadi virtual (Virtual Private Network/VPN) gratis. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. Pembatasan akses VPN gratis disebut Budi sebagai upaya mencegah masyarakat mandapatkan akses permainan judi online. Ia menilai, layanan VPN gratis juga memiliki risiko kerentanan pencurian data pribadi, penyebaran malware, dan membuat koneksi internet menjadi lambat serta mengganggu kenyamanan dalam mengakses internet. Menurutnya, pembahasan ini telah dilakukan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Wayan Tony Supriyanto dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Hokky Situngkir. “Kemarin Pak Hokky (Dirjen Aptika Kominfo) sudah rapat sama Pak…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Masalah blue screen (layar biru) Microsoft yang terjadi belum lama ini merugikan sejumlah pihak. Termasuk maskapai Amerika Serikat, Delta yang mengalami kerugian US$350 juta hingga US$500 juta (Rp 5,7 triliun-Rp 8,1 triliun). Selama gangguan itu, lebih dari 176 ribu permintaan refund dilakukan Delta. Hampir 7.000 penerbangan batal saat itu, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (31/7/2024). Delta diketahui meminta kompensasi pada CrowdStrike dan Microsoft. Crowdstrike adalah perusahaan keamanan siber yang jadi penyebab gangguan tersebut. Laporan CNBC Internasional menyebutkan belum ada tuntutan yang diajukan. Pihak maskapai juga tidak menanggapi permintaan berkomentar. Sementara itu, Departemen Perhubungan mengumumkan tengah melakukan penyelidikan…
Jakarta, Dexpert.co.id – Kecepatan YouTube di Rusia menurun tajam. Anggota DPR setempat menyalahkan Google atas tindakan tersebut. Ketua Komite Kebijakan Informasi Majelis Rendah, Alexander Khinshtein mengklaim kecepatan unduh YouTube di negaranya menurun hingga 40%. Bahkan akan bertambah mencapai 70% selama satu minggu berikutnya. Ia juga sempat menjelaskan kecepatan yang lebih rendah itu dilakukan agar perusahaan bisa melanggar hukum Rusia tanpa hukuman. “Khususnya disebabkan tindakan (atau lebih kelambanan) dari Youtube sendiri,” ucapnya, dikutip dari Reuters, Rabu (31/7/2024). Dua alasan masalah ini muncul. Salah satunya adalah karena Google tidak meningkatkan peralatan di Rusia. Regulator komunikasi Roskomnadzor sempat mengatakan Google belum meningkatkan server Google Global Cache di…