Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Boleh Diimunisasi? Ini Kata Dokter
    Inspiring You

    Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Boleh Diimunisasi? Ini Kata Dokter

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Juli 2024Updated:9 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Imunisasi penting diberikan pada anak terutama bayi setelah mereka lahir ke dunia. Hal tersebut bertujuan untuk memperkuat kekebalan tubuh mereka.

    Namun pada anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) pemberian imunisasi masih menjadi pro dan kontra bagi orang tua. Anak dengan penyakit jantung bawaan lebih rentan berisiko mengalami infeksi, daripada bayi tanpa penyakit penyerta.

    Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular dr. Panji Utomo, SpBTKV mengatakan bahwa anak yang mengidap penyakit jantung bawaan sangat boleh mendapatkan imunisasi. Ini karena mereka memiliki kondisi rentan dan harus dilindungi.

    “Jadi pasien dengan penyakit jantung bawaan baik belum dioperasi atau sudah dioperasi itu boleh melakukan imunisasi. Namun memang ada syarat-syaratnya. Yang penting tidak dalam serangan apakah itu spell atau gagal jantung,” ujar dr. Panji seperti dikutip dari akun Instagram RSJPD Harapan Kita, Selasa (9/7/2024).

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemberian imunisasi pada anak dengan penyakit jantung bawaan bisa dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat, asalkan gejalanya terkontrol. Sebaliknya, jika anak memiliki gejala tertentu yang sulit terkontrol, semisal sesak, kurang aktif, bibir dan kuku kebiruan, demam, dan sebagainya, tentu imunisasi pun tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus dengan pengawasan ketat dari dokter anak.

    Selain itu, lakukanlah imunisasi sesuai dengan jadwal yang dianjurkan pemerintah. Ini diperlukan sebagai pencegahan terjadinya infeksi seperti TBC, hepatitis B, difteri, pertusis, tetanus, polio, influenza, campak, dan rotavirus.

    “Selama kondisi pasien fit maka bisa dilakukan vaksinasi sesuai dengan jadwal yang diharuskan oleh pemerintah,” kata dr. Panji.

    Saksikan video di bawah ini:

    Kenali Tanda-Tanda Masalah Kulit Jelang Usia Lanjut





    Next Article



    6 Ciri Penyakit Jantung Pria yang Sering Diabaikan, Apa Saja?



    (Sumber: CNBC.com )

    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.