Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Tampang ABG Zaman Dulu Tampak Lebih Tua dari Usianya
    Inspiring You

    Alasan Tampang ABG Zaman Dulu Tampak Lebih Tua dari Usianya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Juli 2024Updated:22 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Melihat-lihat atau mengenang kembali foto yang dipotret pada masa lalu menjadi kegemaran sebagian besar orang untuk bernostalgia. Tidak hanya melihat foto, bernostalgia juga sering dilakukan dengan menonton film zaman dulu alias jadul.

    Saat melihat foto, video, atau film jadul, terutama era 1970-1980an, tidak sedikit orang yang mempertanyakan alasan wajah remaja pada zaman dulu tampak lebih tua daripada usianya atau bahkan saat dibandingkan dengan remaja zaman kini.

    Bukan tanpa alasan, pertanyaan itu sering muncul saat terlihat potret anak remaja atau anak baru gede (ABG) yang berkumis tebal, rambut gondrong, hingga bertubuh besar.

    Sebenarnya, apa penyebab ABG pada zaman dulu tampak lebih tua daripada usia aslinya?

    Berdasarkan sejumlah studi, ada dua penyebab remaja zaman dulu tampak lebih tua daripada usianya atau bahkan remaja zaman kini, yakni.

    Pertama, ada bias seleksi. Jika dibandingkan dengan masa kini, anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) umumnya tampil tanpa kumis dan jenggot dan rambut tak boleh gondrong. Selain ktu, penampilan tersebut sering “dilengkapi” dengan wajah glowing berkat skincare, potongan rambut yang keren, serta mode berpakaian modern.

    Perbedaan inilah yang membuat banyak prang menganggap foto zaman dulu berisi orang tua. Meski demikian, perbedaan itu sebenarnya bisa dijawab dengan argumen sederhana. Bahwa, tidak seharusnya kita melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini yang menurut Michael Stevens dari Vsauce disebut sebagai bias seleksi.

    Sebagai contoh lain, gaya mode anak SMP era 1970-an adalah memiliki rambut agak gondrong dengan poni dan kumis tebal. Mungkin, itu terjadi karena pengaruh gaya hidup mereka dipengaruhi oleh hal-hal yang viral di waktu mereka hidup.

    Pada era 1970 hingga 1980-an, Elvis Presley atau Rhoma Irama sempat viral bagi kalangan anak muda. Jadi, tak heran jika banyak ABG yang mengikuti gaya potongan rambut atau bahkan berpakaian Elvis Presley dan Rhoma Irama.

    Fenomena seperti ini juga terjadi pada masa kini, yakni banyak orang mengikuti tren yang disebarkan oleh influencer di media sosial. Tentu jika bergerak maju hingga lima tahun dari waktu teen itu muncul, kita pasti berpikir tingkah laku seperti itu sudah ketinggalan zaman, kuno, dan aneh.

    Kedua, faktor biologis. Faktor ini diungkap pada 2018 lalu oleh tim peneliti gabungan dari Yale School of Medicine dan University of South Carolina dengan riset bertajuk “Is 60 the New 50? Examining Changes in Biological Age Over the Past Two Decades.”

    Berdasarkan hasil riset tersebut memang tampak perbedaan antara tampilan fisik orang yang hidup antara 1988-2010. Mereka yang hidup selama 20 tahun terakhir, tercatat memang terlihat lebih muda dibanding pendahulunya. Penyebabnya karena gaya hidup.

    Berbeda dengan zaman dahulu, kini orang hidup di saat pesatnya teknologi kesehatan yang menumbuhkan kesadaran soal pentingnya kesehatan. Sebagai contoh terjadi pada hadirnya layanan kesehatan bahaya yang merokok membuat orang mengurangi konsumsi rokok, sehingga berdampak pada tampilan fisik lebih muda.

    Lalu, hadirnya teknologi kesehatan berupa skincare beraneka macam juga membuat orang berlomba-lomba untuk awet muda. Tentu, seluruh upaya ini jika berhasil jelas akan berdampak pada tampilan yang lebih muda.

    Saksikan video di bawah ini:

    Meski Menjanjikan, Ini Tantangan Bisnis Skincare Anak di Indonesia


    (hsy/hsy)

    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.