Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ahli Prediksi Bencana Mikroplastik pada 2040, Begini Dampaknya
    Inspiring You

    Ahli Prediksi Bencana Mikroplastik pada 2040, Begini Dampaknya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 September 2024Updated:20 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Mikroplastik diprediksi akan menjadi bencana lingkungan yang sangat besar. Ahli memperkirakan polusi mikroplastik dapat meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun 2040,

    “Kontaminasi lingkungan dapat berlipat ganda pada tahun 2040 dan diprediksi akan terjadi kerusakan yang besar” tulis para peneliti dalam makalah baru dalam jurnal Science, seperti dilansir News Week.

    Mikroplastik adalah partikel plastik kecil, biasanya berukuran kurang dari 5 milimeter, yang berasal dari penguraian barang plastik atau diproduksi sebagai partikel kecil untuk berbagai keperluan industri. Diperkirakan ada sekitar 40 megaton mikroplastik yang dilepaskan setiap tahun.




    Foto: Botol air terlihat di pantai saat program pembersihan pantai yang memberikan beras kepada sukarelawan dengan imbalan sampah plastik, di Mabini, provinsi Batangas, Filipina, 15 Juni 2024. (REUTERS/Lisa Marie David)

    Mikroplastik telah ditemukan di berbagai lingkungan di seluruh dunia, termasuk air laut, sungai, tanah, air keran, makanan, hewan, udara, dan bahkan di dalam tubuh manusia. Karena ukurannya yang sangat kecil, mikroplastik sangat sulit dihilangkan dari lingkungan dan dapat terakumulasi dalam rantai makanan.

    “Di mana pun kita melihat, kita menemukan plastik. Dari lokasi terpencil di seluruh dunia hingga di dalam tubuh kita sendiri, plastik telah teridentifikasi,” kata Joel Rindelaub, dosen senior di University of Auckland, dalam sebuah pernyataan.

    “Polusi plastik tidak benar-benar hilang, ia hanya terurai menjadi potongan-potongan yang semakin kecil. Sementara penelitian tentang polusi plastik lingkungan masih berlangsung, satu hal yang tetap jelas: plastik ada di sini dan akan tetap ada,” Joel Rindelaub.

    Paparan mikroplastik terhadap kesehatan manusia sangatlah berbahaya. Mikroplastik bisa menimbulkan masalah pernapasan dan gangguan biota usus hingga efek gangguan endokrin dan toksisitas dari bahan kimia yang terkait dengan mikroplastik.

    “Setelah 20 tahun penelitian, ada bukti nyata tentang dampak berbahaya dari polusi mikroplastik dalam skala global,” kata rekan penulis studi Richard Thompson, kepala Unit Penelitian Sampah Laut Internasional di Universitas Plymouth.

    “Dampaknya termasuk kerusakan fisik pada satwa liar, kerusakan pada masyarakat dan budaya, dan semakin banyaknya bukti kerusakan pada manusia. Ditambah lagi fakta bahwa mikroplastik adalah kontaminan yang persisten, dan begitu berada di lingkungan, mikroplastik hampir mustahil untuk dihilangkan,” kata Thompson.

    Dalam makalah tersebut, para ilmuwan menyoroti penelitian tentang mikroplastik, sumbernya, dan dampaknya hingga saat ini, serta menyarankan cara untuk mengatasi sumber polusi yang sangat besar ini. 

    Para ahli menekankan bahwa pendekatan multidisiplin terhadap regulasi melalui Global Plastics Treaty atau Perjanjian Plastik Global yang akan datang diperlukan. Perjanjian tersebut akan menjalani putaran kelima pembahasan pada bulan November dan merupakan peluang utama untuk tindakan internasional kolaboratif melawan mikroplastik.

    Para peneliti mencatat bahwa meskipun mengurangi pelepasan mikroplastik akan membantu, pengurangan produksi plastik secara keseluruhan juga diperlukan untuk mencegah risiko tinggi kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi & Prospek Cuan Bisnis Vegan Body Care





    Next Article



    Bahaya Ini Mengintai Orang RI Akibat Paling Banyak Makan Mikroplastik



    Mind your business Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.