Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ahli Bedah Sebut Joe Biden Operasi Plastik, Biayanya Tembus Rp 2,3 M
    Inspiring You

    Ahli Bedah Sebut Joe Biden Operasi Plastik, Biayanya Tembus Rp 2,3 M

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Juli 2024Updated:13 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Penampilan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden disebut telah berubah selama bertahun-tahun. Seorang ahli bedah menyebut Biden telah menjalani operasi untuk mempertahankan penampilan di depan publik.

    Ahli bedah Dr Gary Linkov telah meninjau foto-foto presiden petahana tersebut selama bertahun-tahun. Menurutnya Biden telah menghabiskan lebih dari US$145.000 atau sekitar Rp2,3 miliar untuk menjalani transformasi dalam hal penampilan.

    “Presiden telah menjalani banyak operasi pengencangan wajah, pengencangan alis, dan transplantasi rambut,” katanya, seperti dikutip Economic Times, Sabtu (13/7/2024).

    “Biden mungkin telah menjalani tujuh operasi hingga saat ini. Operasi ini mungkin melibatkan dua cangkok rambut (US$20.000), Transplantasi Rambut FUT (US$15.000), Pengencangan Alis (US$15.000), Blepharoplasty Bawah (US$15.000) dan Pengencangan Wajah/Leher (US$80.000),” tambahnya.

    Dr. Linkov mengatakan bahwa pada tahun 1980 ketika Biden berusia 38 tahun, kerontokan rambut terlihat jelas. Rambutnya hanya cukup untuk disisir. Pada tahun 1983, ada tanda-tanda transplantasi rambut dengan cangkok sumbat pada garis rambut dan kulit kepala bagian depan.

    Pada tahun 1998, kulit kepala Biden tampak penuh setelah kemungkinan transplantasi rambut setelah apa yang disebut transplantasi tipe FUT. Ini melibatkan pengambilan rambut dari kulit kepala bagian belakang, mengamatinya di bawah mikroskop, lalu menanamnya di area yang diinginkan. Dia mungkin juga telah melakukan pengencangan alis saat itu.

    Pada tahun 2009, Biden menjabat sebagai wakil presiden dan Likhov menunjukkan bahwa ada tanda-tanda penuaan yang terlihat dengan sedikit kelonggaran kulit di leher. Ini disebut sebagai Leher Kalkun. Ini sulit diobati tanpa pembedahan dan kemudian ketika foto-foto dipelajari, tampak bahwa Biden telah terbebas dari kondisi ini.

    Pada tahun 2012, kulit kepalanya bagian tengah benar-benar botak. Dr Likhov menunjukkan bahwa kantung mata tidak terlalu terlihat dan Biden memiliki transisi kelopak mata bawah ke pipi yang tidak terlalu terlihat dan lebih halus. Hal ini membuatnya tampak tidak terlalu lelah dan awet muda.

    Pada tahun 2019, Biden pada usia 77 tahun menunjukkan beberapa tanda prosedur pengencangan wajah dan leher.

    Biden saat ini menjadi perbincangan setelah penampilannya yang buruk dalam debat pertama pemilihan presiden melawan Donald Trump.

    Saksikan video di bawah ini:

    Resistensi Bisnis Kecantikan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

    (fab/fab)

    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.