Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Tesla Elon Musk Digugat Investor Twitter
    Insight News

    Bos Tesla Elon Musk Digugat Investor Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 April 2022Updated:13 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemegang saham Twitter menggugat CEO Tesla Elon Musk dalam gugatan class action sekuritas federal.

    Gugatan itu dilayangkan karena Musk dinilai terlambat mengungkapkan 5% sahamnya di perusahaan media sosial tersebut ketika dia diminta untuk melakukannya.

    Keterlambatan laporan saham oleh Musk, memungkinkan dia untuk membeli lebih banyak saham Twitter dengan harga lebih rendah dan mencurangi penjual saham Twitter untuk meningkatkan keuntungan, demikian klaim penggugat, dikutip Techcrunch, Selasa (13/4/2022).

    Gugatan itu diajukan di Pengadilan Federal Manhattan pada Selasa (12/4) oleh Marc Bain Rasella atas nama “semua investor yang menjual atau melepaskan sekuritas Twitter, Inc. antara 24 Maret 2022 dan 1 April 2022, inklusif.”

    Menurut gugatan, Musk mulai mengakuisisi saham Twitter pada Januari dan pada 14 Maret telah mengakuisisi lebih dari 5% kepemilikan di Twitter.

    Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat mengharuskan investor untuk melaporkan Schedule 13 dalam waktu 10 hari setelah melewati ambang 5%. Musk tampaknya tidak mengajukan pengajuan sampai dia mengumpulkan 9,1% saham di Twitter.

    “Ketika Musk akhirnya mengajukan Schedule 13 yang diperlukan, dengan demikian mengungkapkan kepemilikan sahamnya di Twitter, saham perusahaan naik dari harga penutupan US$39,91 per saham pada 1 April 2022, menjadi ditutup pada US$49,97 per saham pada 4 April 2022 – peningkatan sekitar 27%,” bunyi gugatan itu.

    Dengan menjaga sahamnya yang tumbuh di Twitter, Musk dapat secara artifisial menjaga harga saham tetap rendah dan membelinya dengan harga premium.

    Pada 4 April, Twitter mengonfirmasi Musk telah membeli 9,2% saham perusahaan. Sebelumnya, memang ada pembicaraan bahwa Musk akan bergabung dengan dewan Twitter.

    Namun awal pekan ini, CEO Twitter Parag Agrawal membatalkan hal tersebut. Agrawal mengumumkan secara terbuka pada Minggu, 10 April 2022, Elon Musk tetap menjadi pemegang saham terbesar Twitter, dan perusahaan akan tetap terbuka untuk masukannya.

    Musk memberitahu Twitter pada Sabtu pagi, 9 April 2022, dia sebenarnya tidak akan mengambil kursi dewan.

    [Dexpert.co.id]

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.