Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Covid Varian XE Disebut Paling Menular, Vaksin Masih Ampuh?
    Insight News

    Covid Varian XE Disebut Paling Menular, Vaksin Masih Ampuh?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2022Updated:10 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Varian Covid-19 kembali ditemukan, diberi nama varian XE. Varian baru ini disebut sangat menular dan keampuhan vaksin pun kembali dipertanyakan.

    Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam laporan terbarunya menyebut XE 10 kali lebih menular dari omicron. Varian tersebut diketahui memiliki tingkat penularan tertinggi diantara seluruh strain sebelumnya.

    Varian omicron diketahui membuat kenaikan kasus signifikan cukup signifikan di beberapa negara dunia, tak terkecuali di Indonesia.

    Lalu bagaimana dengan keampuhan vaksin? Kepala Penasihat Medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Susan Hopkins menjelaskan pihaknya belum punya bukti termasuk terkait efektivitas vaksin Covid-19. Meski begitu dia mengatakan XE memang menunjukkan tingkat pertumbuhan yang bervariasi.

    “Rekombinan khusus ini, XE menunjukkan tingkat pertumbuhan yang bervariasi dan kami belum bisa memastikan apakah memiliki keunggulan pertumbuhan yang sebenarnya,” kata Hopkins, dikutip dari Times of India, Rabu (6/4/2022).

    “Sejauh ini tidak ada cukup bukti untuk menarik kesimpulan mengenai transmisibilitas, keparahan atau efektivitas vaksin”.

    Varian XE sendiri merupakan rekombinan dari sub-varian omicron BA.1 dan BA.2. XE telah ditemukan di Inggris sejak awal tahun dan tercatat lebih dari 600 kasus ditemukan karena infeksi ini.

    Rekombinan antar virus sebenarnya bukanlah hal baru. Varian ini terjadi saat seseorang terinfeksi dengan lebih dari satu varian yang bergabung kembali dengan berbagi materi genetik.

    “Seperti varian virus corona (Covid-19) lain, sebagian besar tidak memberikan keuntungan apapun pada virus dan mati relatif cepat,” jelas Hopkins.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.