Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mantan Bos WHO Ungkap Ada ‘3 X’ dalam Omicron, Tak Hanya XE?
    Insight News

    Mantan Bos WHO Ungkap Ada ‘3 X’ dalam Omicron, Tak Hanya XE?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 April 2022Updated:10 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dunia kembali harus menerima varian Covid-19 terbaru bernama XE. Namun ternyata ada dua varian lain yang termasuk dalam tiga X yakni XF dan XD.

    Sebagai informasi, XE merupakan rekombinan dari sub-varian omicron BA.1 dan BA.2. Sejauh ini XE baru ditemukan di Inggris.

    “Yang pertama dan kedua adalah XD dan XF, yang merupakan rekombinasi dari varian Delta dan varian Omicron BA.1. Sampai akhir Maret 2022 ada sekitar 49 kasus XD di dunia, sebagian besar di Perancis. Sementara itu, dilaporkan sedikitnya ada 38 kasus XF di Inggris,” kata Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Tjandra Yoga Aditama, dikutip dari detik.com, Kamis (7/4/2022).

    Untuk jumlah kasus XE memiliki jumlah yang lebih banyak dari keduanya. Pertama kali terdeteksi Januari lalu hingga 22 Maret 2022 sudah ada 763 kasus di Inggris.

    Selain itu kabarnya XE sudah teridentifikasi di China dan Thailand. Varian itu juga dilaporkan juga lebih menular.

    Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyebut XE 9,8% lebih menular. Namun lembaga itu menekankan perlu lebih banyak data sebelum adanya perkiraan konkret mengenai penyebarannya.

    Tjandra menjelaskan karena jumlah kasus yang masih sedikit, belum ada bukti ilmiah mengenai dampak ketiga varian tersebut.

    “Hanya yang XE memang diperkirakan 10 persen lebih mudah menular. Para pakar dunia masih terus meneliti tentang ada tidaknya dampak “tiga X” ini pada berat ringannya penyakit, atau kemungkinan dampak pada alat diagnosis, obat dan juga vaksin,”

    Melansir NDTV, UKHSA mengatakan jika XD juga terdeteksi bukan hanya di Perancis. Namun berada di Denmark dan juga Belgia.

    UKHSA juga menambahkan dari semua kasus XF tercatat dari Januari 2022 lalu. Sementara sejak 14 Februari tidak ada sampel XF positif yang terdeteksi.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.