Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bikin Insecure, China Bikin Robot Nyaris 100% Tiru Manusia
    Insight News

    Bikin Insecure, China Bikin Robot Nyaris 100% Tiru Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2022Updated:4 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam sebuah temuan terbaru, para ilmuwan di China mengembangkan robot industri. Tak sampai di sana, robot itu memiliki kemampuan membaca alur kerja manusia dan meniru gerakan manusia dengan akurasi mencapai 96%.

    Pengembang di Pusat Teknologi Inovasi Manufaktur Universitas China Three Gorges menjelaskan robot dapat memantau gelombang otak pekerja. Selain itu juga mampu mengumpulkan sinyal listrik dari otot pada saat sedang bekerja sama membuat sebuah produk.

    Manusia yang bekerja bersama tak perlu mengatakan atau melakukan apapun saat membutuhkan alat atau komponen. Sebab robot akan mengenali niat manusia secara instan dan mengambil obyek lalu meletakkannya pada manusia itu.

    “Dalam manufaktur industri modern, pekerjaan perakitan menyumbang 45 persen dari total beban kerja, dan 20-30 persen dari total biaya produksi,” kata perwakilan peneliti, Dong Yuanfa.

    Robot kolaboratif tersebut dikatakan bisa mempercepat laju jalan perakitan. Namun penggunaannya masih terbatas, dikarenakan kemampuan mengenali niat manusia sering tidak akurat dan tidak stabil.

    Sebelumnya, sejumlah pabrik maju seperti pabrik mobil di Jerman telah memperkenalkan lingkungan kerja dengan robot. Di sana, robot memiliki sensor keamanan yang menghentikan sistem pabrik secara otomatis apabila mendeteksi bahaya untuk manusia.

    Beberapa tim peneliti juga telah mencoba membangun generasi baru robot tersebut. Yakni menebak keinginan manusia dari pantauan gerakan mata atau tubuh.

    Namun sayangnya pendekatan tersebut masih bermasalah, misalnya respons yang lambat dan akurasi buruk. Untuk mengatasinya, robot kreasi tim Dong telah melakukan ratusan jam latihan dengan delapan relawan.

    Seluruh relawan menggunakan detektor gelombang otak non-invasif. Tim menemukan robot bisa menebak niat para relawan dengan akurasi sekitar 70%.

    Sementara itu, Direkture Peralatan Industri Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Wang Weiming mengatakan jumlah robot di China tumbuh 15% per tahunnya sejak 2016. Telah ada 246 robot per 10 ribu pekerja di China.

    Dia memperkirakan akan lebih banyak lagi penggunaan robot di pabrikan China pada 2025 mendatang. “Pada tahun 2025, lebih dari 70 persen pabrik skala besar di China akan menggunakan robot,” kata Wang dikutip SCMP.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.