Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warning Badan Siber Inggris Jika Pakai Teknologi Rusia
    Insight News

    Warning Badan Siber Inggris Jika Pakai Teknologi Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Maret 2022Updated:31 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – National Cyber Security Center (NCSC) Inggris meminta para pengguna perangkat lunak (software) atau produk terkait Rusia untuk mempertimbangkan risiko penggunaannya. Ini dilakukan setelah Rusia menyerang Ukraina sejak beberapa waktu lalu.

    Panduan baru lembaga itu menyatakan organisasi khususnya pada beberapa area utama harus mempertimbangkan kembali risiko menggunakan produk dari Rusia yang jadi bagian dari jaringan atau rantai pasokannya. Hal tersebut terkait kemungkinan ad risiko potensi serangan siber, dikutip dari ZDnet, Kamis (31/3/2022).

    Dalam undang-undang Rusia berisi kewajiban hukum perusahaan membantu Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) ungkap NCSC. Selain itu juga ada tekanan adanya peningkatan saat masa perang.

    Sejauh ni memang belum ada bukti Rusia merusak kepentingan Inggris dari produk dan layanan komersial dalam negerinya. Namun tidak ada bukti bukan berarti tak ada ketidakhadiran.

    “Dalam pandangan kami akan bijaksana untuk merencanakan hal tersebut dapat terjadi,” kata direktur teknis NCSC, Ian Levy.

    “Anda bisa memilih menghapus produk dan layanan Rusia secara proaktif, menunggu sampai kontrak berakhir (atau pembaruan teknologi berikutnya) atau melakukannya sebagai tanggapan pada beberapa peristiwa geopolitik. Atau bisa memilih menanggung risikonya”.

    Dia juga menambahkan bahkan saat kerusuhan global, keamanan siber adalah keseimbangan pada berbagai risiko. “Tergesa-gesa mengubah produk yang tertanam dalam di perusahaan bisa berakhir menyebabkan kerusakan yang coba dicegah,” ungkapnya.

    Peringatan itu khususnya pada organisasi yang menyediakan layanan pada Ukraina dan organisasi atau individu yang pekerjaannya dianggap bertentangan dengan kepentingan Rusia. Mereka bisa jadi target pembalasan serangan siber dan harus mempertimbangkan risikonya.

    Selain itu juga pesan ditunjukkan bagi organisasi yang terlibat dalam infrastruktur kritis, sektor publik, serta organisasi profil tinggi. Jika berhasil dikompromikan, disebut NCSC sebagai kemenangan public relation bagi Rusia.

    Departemen keamanan nasional di pemerintah juga didesak mempertimbangkan risiko setelah perang Rusia dan Ukraina pecah.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.