Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jutaan Nyamuk Mutan Bakal Dilepaskan AS, Ini Alasannya
    Insight News

    Jutaan Nyamuk Mutan Bakal Dilepaskan AS, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Maret 2022Updated:30 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Lebih dari dua juta nyamuk mutan disiapkan untuk dilepaskan di Amerika Serikat (AS). Langkah tersebut merupakan upaya memerangi penularan penyakit seperti Zika, demam berdarah, dan cacing jantung anjing.

    Ini berasal dari nyamuk yang dimodifikasi secara genetik di Florida dan California, yang berasal dari perusahaan biotek Inggris, Oxitec. Sebelumnya perusahaan yang sama juga telah melakukan pelepasan 144 ribu nyamuk tahun lalu.

    Sementara itu Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) menyetujui pelepasan 2,4 juta nyamuk dan telur jantan dewasa. Semuanya dimodifikasi secara genetik di Monroe County Florida dan Stanislaus, Fresno, Tulare, serta San Bernardino di California.

    Pelepasan itu bisa dilakukan pada area seluas 34.760 hektar pada dua negara bagian, dari sekarang hingga 30 April 2024 saat eksperimen berakhir.

    Oxitec menjelaskan nyamuk jantan dimodifikasi genetik, lalu menemukan dan kawin dengan nyamuk aedes aegypti betina. Dengan begitu memediasi pengurangan populasi target karena keturunan betina dari pertemuan tersebut tidak bisa bertahan hidup, dan akan mengurangi populasi secara keseluruhan.

    “Mengingat meningkatnya ancaman kesehatan yang ditimbulkan nyamuk di seluruh AS, kami berupaya membuat teknologi ini tersedia dan bisa diakses,” ungkap CEO Oxitec, Gray Frandsen, dikutip dari NBC News, Rabu (30/3/2022).

    Setelah mengantongi persetujuan dari Badan Perlindungan Lingkungan, Frandsen mengatakan pihaknya mengajukan izin dari regulator California dan Florida.

    Sebagai informasi, Oxitec mengatakan di Florida nyamuk Aedes Aegypti relatif jarang. Namun menjadi penyebab sebagian besar penyakit yang ditularkan nyamuk. Sementara untuk California, spesies invasif pertama kali terdeteksi pada 2013.

    “Kami membuat kemajuan signifikan selama proyek percontohan tahun lalu, kami berharap bisa melanjutkan pekerjaan penting selama musim nyamuk tahun ini,” ujar direktur pengendalian nyamuk Florida Keys, Andrea Leal.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.