Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Suhu Tempat Terdingin di Bumi Naik 70 Derajat, Tanda apa Ini?
    Insight News

    Suhu Tempat Terdingin di Bumi Naik 70 Derajat, Tanda apa Ini?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Maret 2022Updated:30 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gelombang panas menghantam Antartika yang membuat para ilmuwan terkejut. Bahkan menurut mereka, lonjakan suhu di wilayah itu bisa menjadi rekor dunia.

    Suhu di stasiun Concordia Research di Dome C di Dataran Tinggi Antartika melonjak hingga 11,3 derajat fahrenheit atau minus 11,5 derajat celcius pada 18 Maret 2022 lalu. Stasiun tersebut dikenal sebagai tempat paling dingin di Bumi.

    Biasanya suhu di Concordia adalah sekitar minus 56 fahrenheit atau minus 49 derajat Celcius. Dengan begitu suhu tanggal 18 Maret lebih hangat hingga 70 derajat Fahrenheit (sekitar 38 derajat celcius) dari biasanya.

    “Tampaknya telah menetapkan Rekor Dunia baru untuk kelebihan suhu terbesar di atas normal yang pernah diukur pada stasiun cuaca yang mapan,” ungkap Robert Rohde yang merupakan ilmuwan utama di Berkeley Earth dalam tweetnya, dikutip dari CNN Internasional, Selasa (29/3/2022).

    Sementara itu Randall Cerveny yang merupakan pelapor Catatan Ekstrem untuk Organisasi Meteorologi Dunia mengatakan rekor semacam ini bukan sesuatu yang bisa dilacak atau verifikasi oleh lembaga itu. Namun pengamatan di Dome C menurutnya sesuatu yang sah.

    “Segala sesuatu yang saya pribadi telah lihat mengenai pengamatan Dome C menunjukkan adalah pengamatan yang sah,” kata Cerveny yang juga merupakan profesor ilmu geografi di Arizona State University.

    Suhu di Concordia merupakan rekor suhu tertinggi pada Maret serta rekor absolut di setiap bulannya. Ini diungkapkan oleh ahli meteorologi di Meteo France, Etienne Kapikian.

    Bukan hanya Concordia, Vostok juga mencatat kenaikan suhu wilayahnya. Basis penelitian yang terkenal karena mencatat suhu terdingin di dunia juga melaporkan 63 derajat lebih hangat dari rata-ratanya, dan memecahkan rekor stasiun sebelumnya untuk Maret hampir 27 derajat.

    Fakta ini, menurut Cerveny nampaknya dipicu oleh peristiwa yang tidak biasa. “Jelas serangkaian peristiwa meteorologi yang sangat menarik dan tidak biasa memicu peristiwa ini,” ujarnya.

    Cerveny menambahkan terdapat arus lembab dari sungai atmosfer, badai menarik sebagian besar uap air laut ke daratan. Selain itu terdapat pula intrusi udara sangat panas ke dataran tinggi Antartika.

    Lonjakan suhu tersebut juga kemungkinan akibat adanya uap air yang menjebak udara panas.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.