Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Satelit Komunikasi Ukraina Dihack, Rusia Pelakunya?
    Insight News

    Satelit Komunikasi Ukraina Dihack, Rusia Pelakunya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Maret 2022Updated:29 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia diyakini telah meretas penyedia komunikasi satelit AS Viasat pada hari dimulainya invasi mereka ke Ukraina.

    Badan-badan intelijen Barat telah menyelidiki insiden tersebut. Walaupun belum membuat tuduhan secara resmi, mereka yakin Rusia berada di balik peretasan satelit milik Ukraina.

    Tampaknya ini adalah serangan siber paling signifikan yang terkait dengan konflik di Ukraina. Sebab serangan terhadap satelit ini, memengaruhi komunikasi militer dan juga pemerintah.

    Namun secara keseluruhan, para pejabat Barat mengatakan Ukraina telah bertahan terhadap gempuran serangan siber dibanding yang diperkirakan banyak pihak

    Viasat mengatakan bahwa mereka mengganti beberapa modem pelanggan, tapi infrastruktur jaringan intinya dan satelit itu sendiri tidak rusak.

    “Viasat secara aktif bekerja sama dengan distributor untuk memulihkan layanan bagi pengguna fixed broadband di Eropa yang terkena dampak peristiwa ini,” katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari BBC International, Selasa (29/3/2022).

    Perusahaan tidak mengatakan siapa yang dianggap berada di balik serangan siber dan mengatakan pemerintah AS akan memberikan atribusi pada waktunya.

    Pejabat Barat percaya ini hampir pasti pekerjaan Rusia tetapi belum mengumpulkan bukti untuk membuat tuduhan publik.

    “Jika pada akhirnya dikaitkan dengan Rusia, itu akan sangat sesuai dengan apa yang kami harapkan mereka lakukan, yaitu menggunakan kemampuan siber mereka untuk mendukung kampanye militer mereka,” kata seorang pejabat Barat.

    Mereka percaya, serangan siber pada jaringan komunikasi sangat cocok dengan doktrin militer Rusia, di mana serangan siber digunakan untuk mendukung tujuan militer tertentu. Dalam hal ini mencoba menabur kebingungan dengan mengganggu komando dan kontrol Ukraina.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.