Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cuaca Ternyata Bisa Dimodifikasi Secara Sains, Begini Caranya
    Insight News

    Cuaca Ternyata Bisa Dimodifikasi Secara Sains, Begini Caranya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Maret 2022Updated:24 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Cuaca ternyata bisa diubah oleh manusia. Yakni dengan bantuan ilmu pengetahuan, manusia dapat mengendalikan hujan lewat penyemaian awan.

    Melansir laman Northropgrumman, penyemaian awan adalah menambahkan zat ke awan. Caranya menembaknya dari tanah atau menjatuhkan dari pesawat.

    Udara telah mengandung uap air, namun dengan cara ini dapat mendorong air mengembung hingga jatuh dari langit, dikutip Selasa (22/3/2022).

    Biasanya saat udara naik ke atmosfer, maka akan mendingin dan membentuk partikel disebut sebagai inti es dan menggumpal membentuk awan. Saat banyak tetesan awan ini menjadi satu, maka akan tumbuh lebih besar hingga cukup berat dan jatuh ke tanah dalam beberapa bentuk presipitasi, ditentukan oleh suhu dan kondisi lain.

    Dengan menambahkan ‘benih’, maka akan mendorong awan menciptakan inti es yang tumbuh lebih cepat dan besar dari biasanya.

    Teknik untuk memanipulasi cuaca dilakukan dalam berbagai cara. Dari penyemaian awan, ada juga meniup badai dari daratan dengan kincir angin, mendinginkan laut dengan bahan kriogenik atau gunung es, hingga menunda penguapan permukaan dengan monomolecular.

    Laman itu mencatat manipulasi cuaca telah dilakukan pada lebih dari 50 negara dengan program modifikasi cuaca. Organisasi Meteorologi Dunia juga telah menyelenggarakan pertemuan tim ahli untuk modifikasi cuaca di Jenewa pada 2017 lalu.

    Lalu kenapa modifikasi cuaca dilakukan? Ada berbagai alasan bergantung dari lokasi operasi. Rusia menghilangkan tutupan awan pada hari libur nasional dan India membuat hujan saat kekeringan terjadi.

    Amerika Serikat (AS) juga cukup akrab dengan program modifikasi cuaca. Dari pertengahan 1960-an hingga awal 1980an, NOAA atau Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional mengejar Proyek Stormfurry.

    Proyek itu merupakan program untuk memodifikasi badai eksperimental. Penyemaian awan juga dilakukan di negara bagian barat untuk memerangi kekeringan.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.