Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Luhut Beberkan Transformasi Digital RI, OSS Hingga SIMBARA
    Insight News

    Luhut Beberkan Transformasi Digital RI, OSS Hingga SIMBARA

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2022Updated:16 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan sederet transformasi digital yang telah dilakukan pemerintah mulai dari Online Single Submission (OSS) hingga E-Katalog. Hal itu dibeberkan Luhut dalam acara Kick Off Digital Economy Working Group G20 2022 di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

    “Kita sebenarnya sekarang sudah masuk (transformasi digital),” ujarnya.

    Pertama, menurut Luhut, adalah penerapan OSS. OSS sudah berjalan meskipun masih ada perbaikan di sana-sini.

    “Karena ini kan besar sekali. Jadi pastilah masih banyak kurang sana-sini. Tapi sekarang monitoring evaluasi untuk itu sudah jalan,” katanya.

    Kedua, lanjut Luhut, adalah penerapan SIMBARA (Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara Antar Kementerian dan Lembaga). Menurut dia, keberadaan SIMBARA akan menekan selisih angka terkait data mineral seperti nikel hingga batu bara dari Kementerian ESDM hingga Kementerian Keuangan.

    “Jadi tidak ada lagi terjadi angka yang selisih beda dan itu menimbulkan kerugian negara. Ini saya kira pajak kita tahun ini pasti lebih tinggi dari target. Kenapa? Penerimaan dari sini pasti lebih,” ujar Luhut.

    Ketiga, lanjut dia, digitalisasi pelabuhan. Menurut dia, 11 pelabuhan besar di tanah air telah dan akan didigitalisasi.

    “Sudah mulai dan sudah ada yang jalan dan ada yang belum. Nah dari situ cost kita akan turun itu membuat revenue negara tambah lagi,” kata Luhut.

    Keempat, menurut dia, adalah digitalisasi APBD. Hal itu meminimalisasi kepala daerah yang tertangkap penegak hukum lantaran penyalahgunaan APBD.

    “Jadi kita jangan ngomong hanya teori-teori. Sekarang Indonesia itu sudah melakukan implementasi dan saya dorong habis untuk itu,” lanjutnya.

    [Dexpert.co.id]

    (Sumber: CNBC.com )


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.