Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tesla Jadi Korban Perang Rusia-Ukraina, Kok Bisa?
    Insight News

    Tesla Jadi Korban Perang Rusia-Ukraina, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2022Updated:15 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk diketahui memberikan bantuan satelit Starlink untuk memudahkan masyarakat Ukraina mengakses internet. Namun di sisi Rusia, ternyata perusahaannya yang lain Tesla akan terdampak karena perang.

    Tesla diketahui memiliki hubungan rantai pasokan dengan Rusia. Perusahaan itu membeli alumunium senilai jutaan euro dari Rusal, perusahaan yang didirikan oleh oligarki Rusia Oleg Deripaska.

    Pembelian tersebut terjadi pada akhir 2020. Kejadian itu hanya berselang satu tahun setelah Rusal dikenai sanksi dari Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS).

    Tesla membeli aluunium untuk casting suku cadang di pabrik perakitan kendaraan barunya di luar kota Berlin. Informasi ini terungkap dari sejumlah invoice, koresponden internal, dan beberapa pegawai sertamantan karyawan kepada CNBC Internasional, dikutip Selasa (15/3/2022).

    Pabrik di Jerman dilaporkan belum sepenuhnya beroperasi. Namun telah mendapatkan persetujuan bersyarat untuk memulai produksi komersial. Selain itu juga tidak ada indikasi alumunium Rusal digunakan dalam produksi AS.

    Dengan perang Rusia dan Ukraina, membuat rumit hubungan kedua perusahaan. AS juga memberikan serangkaian sanksi pada Rusia atas kejadian ini.

    Nasib keduanya juga belum jelas. Yakni apakah mereka bisa secara legal dan moral membayar jutaan dolar pada perusahaan yang memperkaya federasi Rusia dan orang kepercayaan Putin.

    Elon Musk mengatakan jika inflasi berperan dalam keputusan tersebut. Dia mengakui perusahaannya menghadapi tekanan inflasi yang signifikan dalam biaya bahan baku.

    CNBC Internasional mengatakan tidak mengetahui berapa banyak yang dibayar Tesla untuk logam dari Rusal. Tesla tak menjawab saat ditanya apakah perusahaan akan memutuskan hubungan bisnis dengan perusahaan Rusia termasuk dengan Rusal.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.