Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Gandeng IBM Kebut Adopsi AI di Indonesia
    Insight News

    Telkom Gandeng IBM Kebut Adopsi AI di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Januari 2025Updated:14 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mengumumkan kerja sama dengan PT IBM Indonesia untuk penyediaan layanan teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi perusahaan di Indonesia.

    Kolaborasi antara Telkom dan IBM ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya dan Presiden Direktur IBM Indonesia Roy Kosasih.

    Kerja sama strategis antara Telkom dan IBM ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian Indonesia melalui teknologi AI yang dapat mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta meningkatkan daya saing bangsa dalam perekonomian digital dunia.

    “Kemitraan strategis Telkom dan IBM ini menjadi salah satu upaya penguatan kapabilitas TelkomGroup sebagai digital telco pilihan utama di Indonesia, khususnya di bidang AI,” kata Budi.

    IBM memiliki beberapa produk AI untuk berbagai jenis aplikasi dan implementasi termasuk WatsonX, IBM Cloud Pak for Data, AI-Powered Security, serta layanan berbasis IoT yang dapat memperkuat kapabilitas dan portofolio layanan TelkomGroup.

    “Kami siap berkolaborasi dengan Telkom dengan keahlian kami di etika AI serta pemahaman mendalam tentang use-case berbagai industri untuk membantu transformasi teknologi dalam mengembangkan ekonomi Indonesia,” kata Roy.

    Dalam riset IDC (International Data Corporation) tahun 2024 terkait “Worldwide AI and Generative AI Spending Guide”, investasi AI dan Gen AI di wilayah Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$ 110 Miliar pada 2028, dengan CAGR sebesar 24% dari tahun 2023 dan 2024. Adapun, riset dari Kearney menunjukkan bahwa penggunaan AI akan berkontribusi sebesar US$ 366 Miliar terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2030.

    Berdasarkan “APAC AI Outlook 2025” terbaru oleh Ecosystm, ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik telah beralih dari tahap eksperimentasi AI dan mulai berfokus pada memaksimalkan dampak investasi AI. Sebanyak 54% kini mengharapkan AI memberikan manfaat jangka panjang bagi bisnis mereka, seperti dalam hal inovasi atau peningkatan pendapatan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Telkom Ungkap Tantangan & Strategi Komunikasi di Era Digital





    Next Article



    Telkom Sematkan AI pada Netmonk, Monitoring Jaringan Makin Canggih



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.